Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hukum, News Bendahara SDN 2 Gerimax Indah Gelapkan Tabungan Siswa Untuk Rehab Rumah

Bendahara SDN 2 Gerimax Indah Gelapkan Tabungan Siswa Untuk Rehab Rumah

BUKTI TABUNGAN: Bendahara SDN 2 Gerimax Indah Mujahidah (belakang, tengah) ditangkap polisi atas dugaan penggelapan uang tabungan murid kelas I dan kelas V di sekolahnya. DIDIT/LOMBOK POST

Sketsanews.com, Mataram – Bendahara SDN 2 Gerimax Indah Mujahidah ditangkap polisi. Perempuan asal Taliwang ini ditangkap karena diduga telah menggelapkan uang tabungan siswa kelas I dan kelas V di sekolahnya.

Terbongkarnya ulah Mujahidah berawal saat salah satu orang tua murid, yakni Mahfun Hasim hendak mengambil uang tabungan anaknya. Namun setelah lama menunggu, sekolah tak kunjung memberikan uang yang menjadi haknya.

Kondisi serupa dialami 77 orang tua murid lainnya. Pihak sekolah beralasan belum bisa mengembalikan uang tabungan karena telah digunakan Mujahidah. Pelaku yang menjabat sebagai bendahara sekolah ini ditunjuk sebagai penanggungjawab untuk tabungan siswa di kelas I dan kelas V SDN 2 Gerimax Indah.

”Sempat membuat kesepakatan, isinya sekolah berjanji akan mengembalikan uang tabungan pada 9 September,” kata Kapolsek Cakranegara Kompol Haris Dinzah, kemarin (13/9), sebagaimana dikutip dari Lombokpost.

Namun, hingga waktu yang telah disepakati, pihak sekolah tak kunjung mengembalikan uang tabungan. Karena itu, orang tua murid yang dirugikan lantas membuat laporan polisi atas dugaan penggelapan.

Berdasarkan laporan tersebut, Reskrim Polsek Cakranegara menangkap Mujahidah. Dia ditangkap di sekolah sekitar pukul 09.00 Wita, Rabu (9/9).

Dinzah mengatakan, dari barang bukti yang dikumpulkan jajarannya, jumlah tabungan yang hilang mencapai Rp 80 juta. Angka tersebut berasal dari tabungan siswa sejumlah 77 orang.

Tetapi, pengakuan Mujahidah menyebutkan jika ia hanya menggunakan uang tabungan sekitar Rp 71 juta. Itupun tidak semuanya ia nikmati sendiri.

”Bukan saya saja yang pakai,” aku dia.

Mujahidah mengungkapkan, sebagian uang ia gunakan untuk memperbaiki rumahnya. Ada juga yang dipakai untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Selain itu, ada guru lain di SDN 2 Gerimax Indah yang turut meminjam uang tabungan tersebut.

”Ada guru lain yang pinjam,” pungkasnya. (Wis)

%d blogger menyukai ini: