Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, Hukum, News Bongkar Korupsi E-KTP, KPK Jangan Jadi Ayam Sayur!

Bongkar Korupsi E-KTP, KPK Jangan Jadi Ayam Sayur!

membongkar kasus mega korupsi e-KTP hingga ke akar

Sketsanews.com, Jakarta – Puluhan orang mengatasnamakan Gerakan Peduli Supremasi Hukum berunjuk rasa mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus korupsi proyek e-KTP.

Dikutip dari Poskota, “KPK jangan jadi ayam sayur, KPK harus berani membongkar kasus mega korupsi e-KTP hingga ke akar,” kata Koordinator Gerakan Peduli Supremasi Hukum, Kosim Rahman, saat berorasi di depan Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017).

Massa pun meminta lembaga antirasuah membongkar peran masing-masing anggota DPR yang diduga terlibat dalam proyek senilai Rp5,9 triliun itu. Bahkan tidak ragu untuk menetapkan tersangka baru.

“KPK juga harus segera menetapkan Melchias Markus Mekeng sebagai tersangka kasus e-KTP, melakukan pencegahan serta penahanan terhadap seluruh mafia perampok e-KTP agar tidak lari ke luar negeri,” ujar Rahman, disambut seruan peserta pengunjuk rasa.

Menurutnya, Mekeng yang merupakan anggota Komisi XI DPR RI, dianggap sebagai pihak yang memiliki peran dalam meloloskan anggaran proyek e-KTP.

Selain itu, ia mengatakan, Mekeng, sebagai pimpinan Badan Anggaran DPR saat anggaran proyek e-KTP masih dibahas disebut menerima uang sebesar 1,4 juta dolar AS. Uang itu disebut-sebut sebagai ‘fee’ lantaran Banggar DPR meloloskan anggaran proyek e-KTP.

KPK pun diyakini memiliki bukti kuat adanya aliran uang dari Andi Agustinus alias Andi Narogong ke para anggota DPR, termasuk ke Mekeng, untuk memuluskan proses pembahasan anggaran proyek e-KTP.

Bahkan, bukti tersebut semakin menguat karena aliran uang itu menjadi fakta yang terungkap dalam persidangan dua terdakwa kasus e-KTP, Irman dan Sugiharto.

Lebih jauh Rahman menyampaikan, jika betul-betul ingin menjerat Mekeng, termasuk para politikus yang menerima uang pelicin proyek e-KTP lainnya, rezim KPK hari ini bisa mencontoh strategi saat kasus suap cek pelawat dikuak. Dimana, saat itu KPK berhasil mentersangkakan sejumlah anggota DPR yang terlibat.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: