Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Tekno-Sains Cara Deteksi Nomor Rangka Palsu Ala Pedagang Mobkas

Cara Deteksi Nomor Rangka Palsu Ala Pedagang Mobkas

Contoh posisi nomor mesin mobil.

Sketsanews.com, Jakarta – Awal Agustus 2017, Sub Direktorat VI Kendaraan Bermotor Polda Metro Jaya mengungkap kasus mobil-mobil curian yang dijual kembali.

Untuk mengakali mobil curian itu agar dapat dijual kembali, para penadah mengganti nomor rangka dan nomor mesin.

Sementara, surat-surat kelengkapan kendaraan, mulai dari surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), didapat dari perusahaan asuransi yang melelang surat-surat mobil bekas kecelakaan.
Namun, para pedagang mobil bekas ternyata tidak mudah tertipu dengan surat-surat oplosan tersebut. Menurut Fadli dari Bambu Kuning Motor, sebelum membeli mobil dengan harga murah, perhatikan secara signifikan fisiknya.
“Kalau saya melihat nomor rangka mobil, bisa periksa kolong (tergantung jenis mobil). Kalau nomor mesin dan nomor rangka terlihat miring (tidak rapi), sudah pasti mobil itu oplosan,” ujarnya kepada VIVA.co.id, Senin 28 Agustus 2017.
Lanjut dia, untuk melihat nomor rangka mobil Jepang seperti Toyota Innova, ada di dekat ban depan sebelah kiri. Sedangkan untuk Avanza, nomor rangkanya cukup mudah terlihat, karena letaknya di dekat mesin.
“Kalau mau gampang, bagi pembeli yang memang dipakai pribadi, bisa langsung saja bawa kendaraannya ke Samsat. Nanti di sana ada komputer, langsung cek fisik, itu langsung ketahuan. Kalau mobil sekarang itu biasanya di nomor mesin ada titik-titik, karena sudah komputer juga yang buat,” tuturnya.
Sementara itu, marketing showroom mobil bekasl MJM Auto, Tama, mengatakan, ada teknik lain yang digunakan untuk memasang nomor rangka palsu. Cara yang dimaksud yakni memotong besi tempat nomor rangka dan kemudian dipindahkan ke mobil lain.
“Nomor rangka perhatikan bagian sekitarnya, ada las-lasan atau enggak. Biasanya kalau nomor rangka dipindahkan, pasti dilas ke bodi barunya. Ini sebetulnya agak susah dideteksi juga, kalau lasnya rapi. Kalau mau lebih gampang, ada patokan posisi nomor rangka asli di mobil lain yang sama,” ujarnya.
Menurutnya, memeriksa nomor mesin jauh lebih gampang. Karena, akan terlihat bekas las di bodi mesin.
“Antisipasi kalau nomor mesin, perhatikan jenis hurufnya. Dimensi, jarak dan kelurusan harus sama. Kalau beda, biasanya ketrikan (dibuat) ulang,” jelas Tama.

 (Ro)
%d blogger menyukai ini: