Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News, Opini Hampir UNS, Dimanakah Lagi Polemik Perempuan Bercadar Ini Terusik?

Hampir UNS, Dimanakah Lagi Polemik Perempuan Bercadar Ini Terusik?

Awalnya alasan kampus memberlakukan aturan poin kedua itu sebagai kelancaran komunikasi di area kampus dan tak dikaitkan dengan masalah agama.

Walaupun evaluasi sudah dilakukan dan peraturan akan larangan “wajah wajib terlihat” itu sudah tidak diberlakukan lagi dan akan ada evaluasi baru. Tapi hal itu masih tengah ramai jadi perbincangan dari berbagai kalangan.

Pasalnya memang maksud dari pihak akademis untuk mencegah sesuatu yang tak diinginkan yang datangnya dari mahasiswanya sendiri. Seperti munculnya bibit-bibit gerakan yang mencurigakan masuk ke dalam kampus.

Pasca kejadian lalu pihak universitas sempat dikait-kaitkan sebagai gudang terorisme tetapi hal itu ditampik oleh pihak universitas. Semenjak saat itu pihak kampus melakukan tindakan proteksi terhadap semua kegiatan mahasiswa. Untuk mengantisipasi adanya dogma dan praktis akan gerakan jihad.

Awalnya alasan kampus memberlakukan aturan poin kedua itu sebagai kelancaran komunikasi di area kampus dan tak dikaitkan dengan masalah agama. Hal ini serupa dengan peraturan yang diterapkan di universitas Al-Azhar di Cairo, Mesir, dimana adanya pembatasan larangan penggunaan niqab di dalam ruang kelas dan selama ujian.

Karena diduga pemakaian niqab ini digunakan sebagai langkah untuk menyembunyikan wajah terorisme dan membuat lembaga-lembaga Negara anti terorisme tidak mungkin mengungkap identitas karena dapat bersembunyi di balik niqab tersebut.

Kita ketahui kota Solo lebih dikenal sebagai bibit para teroris. Jadi tak heran jika pihak otoritas kampus mengeluarkan peraturan berupa surat edaran yang mewajibkan seluruh wajah mahasiswa agar teriihat tanpa adanya penutup wajah.

Ditulis oleh: Amalia Anzhafa

(Wis/Jitunews)
%d blogger menyukai ini: