Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News, Politik Dana Naik 1000 Persen, Parpol Harus Diberi Sanksi Bila Kadernya Terbukti Korupsi

Dana Naik 1000 Persen, Parpol Harus Diberi Sanksi Bila Kadernya Terbukti Korupsi

Sebastian Salang. [Google]
Sketsanews.com, Jakarta – Pemerintah telah memutuskan menaikan dana parpol hingga 1000 persen. Bila telah menerima dana kenaikan hingga 10 kali lipat dan ada kadernya terbukti korupsi, parpol tempat asal kader bernaung harus juga diberikan sanksi.

“Bila ada anggota DPRD kabupaten melakukan korupsi, parpol di daerah itu tidak boleh mengikuti Pilkada. Begitu juga bila terjadi di tingkat provinsi dan seterusnya,” ujar pengamat politik Sabastian Salang, kepada Okezone, Rabu (30/8/2017).Dana parpol sendiri sudah belasan tahun tidak mengalami kenaikan. Dari Rp 108 per suara, pemerintah menaikkan menjadi Rp 1000 per suara.

Ketika mengalami kenaikan, maka tidak ada lagi alasan bagi kader parpol untuk mencari tambahan ketika mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Parpol penerima dana harus bertanggung jawab terhadap kader-kadernya di setiap daerah.

Dengan naikknya dana, Parpol berkewajiban untuk membuat laporan pertanggungjawaban. Apabila menyampaikan laporan keuangan kepada kementerian dalam negeri tidak tepat waktu, maka parpol tak dapat dana tahun depan.

“Kalau tak bisa mempertanggungjawabkan tidak bisa mendapatkan dana lagi selamanya,” kata Sabastian.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pemerintah menyetujui kenaikan bantuan dana parpol setelah pihaknya mendapatkan surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) berdasarkan PP dan undang-undang Parpol sebelumnya. Sri mengatakan, pertimbangan pemerintah menaikkan bantuan dana parpol setelah disebutnya KPK menyampaikan surat kepada Mendagri termasuk dirinya.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: