Sketsa News
Home Berita Terkini, News Darmin: Inflasi RI Terlalu Tinggi, Turun Sedikit Panik

Darmin: Inflasi RI Terlalu Tinggi, Turun Sedikit Panik

Sketsanews.com – Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, selama ini inflasi Indonesia secara year on year (YoY) memang tergolong terlalu tinggi. Sehingga, ketika ada penurunan di bawah 3% yakni 2,79%, membuat pasar sedikit khawatir.
darmin-inflasi-ri-terlalu-tinggi-turun-sedikit-panik-YmQ
Selama ini, inflasi tahunan Indonesia memang berada di atas 3%, bahkan jika dirunut, setelah musim lebaran, biasanya inflasi bulanan masih terjadi. Namun kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2016 terjadi deflasi 0,02%.

“Kita sebetulnya terlalu tinggi selama ini, karena sudah terbiasa (inflasi di atas 3%) begitu agak turun, kita mulai bimbang, ini jangan-jangan, kenapa ini? Panik kan. Padahal ya, enggak ada apa-apa,” kata Darmin di kantornya, kemarin.

Darmin melanjutkan, inflasi tahunan di negara lain  sudah rendah. Selama ini, Indonesia yang tidak sehat karena di atas 3% dan baru sekarang berada di bawah angka tersebut.

“Kita yang tidak sehat inflasinya ketinggian selama ini. Negara lain itu inflasinya 2%, bahkan Amerika mungkin terlalu rendah, sehingga cuman 1% atau berapa itu, makanya dia ingin naik ke arah 2%,” kata dia.

Peran pemerintah dalam mengendalikan harga pangan memang patut diapresiasi karena menimbulkan efek inflasi rendah. “Karena, kalau Anda lihat namanya turun itu pangan. Dan pangan itu juga bukan pangan jadi, itu pangan yang volatile food, bahan pangan seperti beras. Tapi, kalau Anda lihat makanan dan minuman, produk industri itu naik harganya,” pungkas Darmin.

(Ro/Sindo)
%d blogger menyukai ini: