Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Dinsos DKI: Korban Kebakaran Sudah Dapat Makanan dan Sandang

Dinsos DKI: Korban Kebakaran Sudah Dapat Makanan dan Sandang

Dinsos DKI Memberi Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Penjaringan

Sketsanews.com, Jakarta – Dalam satu hari terjadi kebakaran hebat di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada Minggu (21/8/2017. Untuk membantu beban korban kebakaran, Petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana (PSKB) yang berada di wilayah tersebut sudah mendistribusikan bantuan dasar.

Kepala Bidang Perlindungan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta, Tarmijo Damanik, menjamin seluruh korban terdampak kebakaran telah mendapatkan bantuan makanan siap saji dan sandang.

“PSKB yang ada di Suku Dinas Sosial Jakarta Timur dan Jakarta Selatan sudah menyiapkan bantuan sementara dengan mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum. Dalam SOP kami, 3 jam response time bantuan sudah diberikan,” ujar Damanik, Senin (21/8/2017).

Diketahui, kemarin terjadi kebakaran di Jalan Tanah Rendah, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur; dan Jalan Kangkung Ujung, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir SINDOnews

Kebakaran di Jakarta Timur mengakibatkan sebanyak 427 Kepala Keluarga (KK) atau 1.281 jiwa yang terkena dampak. Sedangkan korban kebakaran di Jakarta Selatan terdapat sebanyak 100 KK atau 400 jiwa.

Untuk kebakaran di Jakarta Timur, Dinsos DKI telah mendistribusikan bantuan berupa mi instan 20 dus, sarden 300 kaleng, kaos kerah 200 pcs, daster 200 pcs, terpal 20 lembar, matras 60 lembar, selimut 200 lembar, lauk pauk 100 paket, pakaian dalam wanita 100 pcs, dan celana dalam pria 100 pcs.

Sedangkan di Jakarta Selatan, korban mendapatkan bantuan berupa mi instan 15 dus, sarden 200 kaleng, kaos kerah 100 pcs, daster 100 pcs, terpal 10 lembar, matras 60 lembar, selimut 100 lembar, lauk pauk 50 paket, pakaian dalam wanita 60 pcs, dan celana dalam pria 60 pcs.

“Bantuan itu sifatnya sementara. PSKB kami yang terdiri dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) melakukan pendampingan dan koordinasi dengan aparat setempat jika ada kebutuhan susulan,” pungkas Damanik.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: