Sketsa News
Home Berita Terkini, News Dua Kurir Asal Taiwan Berusaha Selundupkan Sabu Lewat Bandara Soetta

Dua Kurir Asal Taiwan Berusaha Selundupkan Sabu Lewat Bandara Soetta

Sketsanews.com, JAKARTA – Penyelundupan narkotika dan obat-obatan jenis sabu seberat 3,7 kilogram melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, digagalkan Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Kepolisian bekerjasama dengan kepolisian Taiwan dalam pengungkapan tersebut.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari kepolisian Taiwan tentang kedatangan dua warga negara Taiwan ke Indonesia.

Keduanya diduga akan menyelundupkan narkoba ke tanah air.

Kedua tersangka merupakan warga negara Taiwan berinisial LCY dan HMW.

Mereka berusaha menyelundupkan dengan cara body wrapping atau melakban sabu ke tubuh tersangka.

Iriawan mengaku tersangka sudah cukup berani menyelundupkan barang haram lewat udara.

Penyelundupan narkoba lewat udara sudah jarang terjadi karena pengamanan bandara yang ketat.

“Tentunya ini modus cukup berani, karena sudah cukup lama, sudah tidak ada lagi modus ini,” ujar Iriawan di Markas Kepolisian Resor Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/4/2017).

Polisi mengembangkan kasus tersebut. Kemudian, melakukan penangkapan terhadap TAW, pria berusia 23 tahun.

Polisi menangkap TAW Jalan Raya Gajah Mada, Jakarta Pusat. Peran TAW adalah kurir narkoba.

Setelah mendalami keterangan TAW, polisi mendapati informasi bahwa otak penyelundupan adalah SGY, salah satu napi klas I Cipinang.

SGY menyuruh TAW untuk mengambil barang haram dari 2 WN Taiwan itu.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta menerangkan, informasi dari kepolisian Taiwan mengenai tersangka, berupa jam penerbangan, serta jam masuk pengirim narkoba ke Indonesia.

Dua tersangka asal Taiwan berhasil mengawasi saat masuk ke Bandara Soekarno-Hatta.

Begitu tersangka masuk, kedua tersangka diarahkan ke tempat tertentu.

Saat itu, mereka langsung melakukan penggeledahan dan mendapati barang haram tersebut.

Untuk investigasi lebih lanjut tentang jaringan Taiwan ini, Polda Metro Jaya berencana untuk berangkat ke Taiwan untuk mendalami masalah tersebut.

“Kami sudah menginformasikan kepada kolonel Jay Li. Lalu rencananya kami dan tim dari bea cukai akan berangkat ke Taiwan untuk melakukan beberapa pendalaman,” ujar Nico.

Head of Liasion Section Taiwan Kolonel Jay Li berterima kasih dengan pihak Polda Metro Jaya dalam penggagalan penyelundupan narkoba tersebut.

Jay belum memaparkan secara detil tentang jaringan dan informasi awal pengiriman narkoba tersebut, termasuk alasan mereka mengincar Indonesia sebagai negara peredaran narkoba.

“Terkait untuk harga dan informasi didapatkan dari mana, saya sendiri akan berkoordinasi lagi dengan pihak kepolisian,” ujar Jay.

Atas perbuatan tersebut, para tersangka dijerat Pasal 113 ayat 2 subsider pasal 114 ayat 2 lebih subsider pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup. Dikutip dari Tribunnews.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: