Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Peristiwa Dua Mahasiswa Tewas Seruduk Truk

Dua Mahasiswa Tewas Seruduk Truk

 

EVAKUASI : Anggota Laka Lantas Polres Gresik, mengevakuasi Fachrudin korban tewas kecelakaan di Jalan Raya Duduksampeyan. (IBROHIM/RADAR GRESIK)

Sketsanews.com, Bojonegoro– Dua mahasiswa asal Bojonegoro meregang nyawa karena menyeruduk truk parkir di Jalan Raya Desa Gadukan, Duduksampeyan, Minggu pagi. Kedua korban Fachrudin Nuruddin, 21, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro dan tetangga desanya, Lolamey Artikasari, 19, warga Desa Drokilo tewas.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keduanya berangkat dari rumah pukul 07.00 pagi. Dengan membawa beberapa barang dan jajan, korban melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di Jalan Raya Gadukan Duduksampeyan, korban kurang memerhatikan arah depan. Brak…! sepeda motor korban menabrak truk yang sedang parkir di badan jalan depan bengkel las.

Korban Fachrudin tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan Artikasari yang dibonceng sempat sekarat dan kemudian menyusul meninggal di tempat kecelakaan. Salah satu warga, Khoiri menyebutkan, kejadian sangat singkat. Korban melaju sangat kencang dan tidak sempat menghindari truk yang sedang parkir tersebut.

Truk yang disopiri Abdullah, 48, warga Desa Kandangan, Kecamatan Duduksampeyan itu sedang diperbaiki di salah satu bengkel samping jalan raya tersebut. “Kondisinya sangat parah dan banyak mengeluarkan darah. Korban perempuan sempat gerak sebelum akhirnya juga meninggal dunia. Warga mengamankan lokasi dan menghubungi polisi,” ujar dia.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Iptu Supriyono mengungkapkan, usai kejadian anggota Polsek Duduksampeyan ke lokasi. Selain mengamankan tempat kejadian, mereka juga membantu evakuasi saat anggotanya datang bersama ambulan. “Barang-barang korban langsung diamanka dalam satu karung dan diamankan agar tidak hilang saat keluarga datang,” tutur dia.

Dijelaskan, kedua korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sina. Barang bukti beserta sopir truk diajak ke Satlantas Polres Gresik untuk dimintai keterangan. Para saksi juga ditanyai saat di lokasi kejadian.”Barang berharga korban dan tas sudah diserahkan ke keluarga bersama dengan mayitnya,” imbuh dia.

Dari keterangan sopir dan beberapa saksi, truk kondisinya memang ada di badan jalan. Meski sudah di bagian pinggir, hal tersebut semestinya tidak diperbolehkan. Anggotanya akan menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan tersebut. “Selain truk ada di badan jalan, pemotornya juga kami pastikan terlalu kencang dan tidak konsentrasi,” tandasnya.seperti yang dikutip dari Jawapos

Kerugian material akibat kejadian itu sekitar Rp 5 juta. Motor korban rusak parah dan truk yang ditabrak juga mengalami kerusakan. “Ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut para anggota. Semoga segera jelas dan terang permasalahannya,” pungkas dia.

(Tb)

%d blogger menyukai ini: