Sketsa News
Home Berita, Hidup Sehat, News Dugaan Limbah Merkuri, DLH Jabar Cek Sungai Cibareno Sukabumi

Dugaan Limbah Merkuri, DLH Jabar Cek Sungai Cibareno Sukabumi

Ilustrasi

Sketsanews.com, Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat hari ini atau Rabu (7/2/2018) akan mengambil sampel air dari aliran Sungai Cibareno, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat.

DLH telah lebih dulu melakukan pengambilan di wilayah Kecamatan Simpenan, dari tempat itu ada 3 titik lokasi bekas pengolahan emas warga dalam kondisi abai terhadap lingkungan. DLH menemukan fakta jika endapan limbah dibiarkan kembali meresap ke tanah.

“Hari ini kami akan melakukan pengecekan ke Sungai Cibareno, termasuk mengambil sampel. Karena menurut keterangan warga diduga aliran sungai tercemar,” singkat Anna Oktavia, Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup, kepada detikcom via telepon.

Sampel-sampel itu kemudian akan diperiksa laboratorium dan baru akan keluar 14 hari kemudian. “Hasilnya 14 hari kerja baru bisa diketahui,” kata Anna.

Seperti diberitakan, temuan mengejutkan dipaparkan personel Kodam III/Siliwangi. Sebanyak 6 kecamatan di Kabupaten Sukabumi diduga terpapar limbah merkuri. Limbah tersebut diduga mengkontaminasi sejumlah sungai dan berdampak buruk ke masyarakat.

Mendapat perintah dari Pangdam III/Siliwangi, Kapendam III, Kolonel Arh Desi Ariyanto kemudian bergerak bersama Kodim 0607, Polda Jabar Subdit IV Ditreskrimsus, DLH Propinsi Jabar dan tim Kesdam menuju lokasi untuk memastikan temuan itu.

“Sukabumi sudah terkenal sebagai produsen pengolahan bahan merkuri dengan bahan pokok batu sinabar yang berasal dari luar jawa kemudian diolah salah satunya di Sukabumi. Menyikapi hal itu, TNI berdasarkan perintah bapak Panglima kemudian mencari tahu ada terdampak enggak masyarakat ini,” jelas Desi.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: