Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hukum, News Enam Kali Menjambret, Akhirnya Didor

Enam Kali Menjambret, Akhirnya Didor

Spesialis jambret yang ditangkap

Sketsanews.com, Lampung – Spesialis jambret yang telah enam kali beraksi di Kota Bandar Lampung, M Habibi,29, warga jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Kali Balok Kencana, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, terjungkal dibedil tim khusus anti bandit (TEKAB) Polresta Bandar Lampung, saat hendak melarikan diri di halaman belakang rumahnya, pada Kamis (7/12/2017).

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol. Harto Agung Cahyono mengatakan, tersangka M Habibi telah diamankan di Mapolresta Bandar Lampung. Dia terpaksa di lumuhkan di bagian kaki kirinya, karena berupaya melarikan diri saat akan di sergap petugas.

“Hasil pemeriksaan, tersangka merupakan spesialis jambret yang telah enam kali beraksi di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung,”kata Harto Agung Cahyono, saat ekspose di Mapolresta Bandar Lampung.
Dalam aksinya, tersangka mencari sasaran pengendara wanita yang meletakan dompet atau barang berharganya di depan bagasi motor. Setelah melihat sasaran, tersangka membuntuti calon korbannya dengan mengendarai motor lalu mengambil dompet atau barang berharga milik korban dan tancap gas.

Salah seorang korbannya bernama, Emi Safitri ,23, warga Desa Karang Anyar, Kelurahan Krisnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung Saat itu korban berboncengan dengan rekannya, melintas di jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Bandar Lampung. Tiba-tiba dari belakang, tersangka menjambret dompet korban yang ditaruh di bagasi depan motor. Dijambret, korban berteriak, “Jambret” dan mengejar tersangka dengan kecepatan tinggi. Mengetahui dikejar, pelaku ngerem mendadak sehingga korban hilang kendali dan menabrak pelaku.

“Korban jatuh dari motor dan mengalami luka di tangan, kaki dan pipinya. Melihat korban tak berdaya pelaku kabur. Apes, plat motor pelaku copot dan ditemukan korban kemudian diserahkan ke petugas. Dari plat motor itu, petugas berhasil mengantongi identitasnya kemudian menangkapnya,”ungkap Harto Agun Cahyono.

Dari tersangka M Habibi diamankan barang bukti berupa, 1 buah dompet warna hitam berisikan kartu identitas. Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman selama 9 tahun penjara. Dikutip dari Poskota.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: