Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Politik Fahri Hamzah: Pemerintah Ini Berternak Maling, Jangan-Jangan?

Fahri Hamzah: Pemerintah Ini Berternak Maling, Jangan-Jangan?

Sketsanews.com, Jakarta – Maraknya aksi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di berbagai daerah, termasuk yang terakhir menimpa Wali Kota Batu Jawa Timur, mendapat respon pedas dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Fahri menduga ada yang tidak beres dalam pemerintahan saat ini.

Mengutip dari Suratkabar, atas penangkapan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko oleh KPK pada Sabtu (16/09/2017) di Kota Batu, Fahri Hamzah langsung mengeluarkan sindiran keras. Melalui akun Twitter pribadinya @fahrihamzah, mantan politisi PKS itu, menyebut bahwa zaman Presiden Jokowi paling banyak terjadi tangkapan KPK.

“KPK OTT lagi di Malang, zaman jokowi paling banyak tangkapan…Pemerintah ini beternak maling!!! Jangan2????,” cuit Fahri pada Sabtu (16/09/2017) malam.

Atas hal ini ia juga berharap ada yang bisa bertanggung jawab dan “menyerah”

“Kalau tidak sanggup menciptakan pemerintahan yang bersih lempar handuk aja…” lanjutnya.

“Dalam sebulan ada 6 maling ditangkap korupsi. Terbesar sepanjang sejarah Republik ini…trus kita disuruh memuji pemerintahan?” Lanjut Fahri dalam ungahannya di Twitter.

“Jadi kalau korupsi makin banyak itu artinya makin sukses? Ini ilmu dari mana ini ya?”

“Malam ini kepada pendukung Presiden @jokowi saya ajak berpikir agak dalam..jangan salahkan Presiden dulu…” Tulis Fahri dalam Twit terakhirnya.

Tentu saja postingan ini langsung mendapatkan banyak reaksi dari warganet.

“Jangan-jangan jokowi emang serius berantas maling, makanya banyak yang ketangkep pak” tulis pemilik akun @riefa.

“iyain aja kalau, @fahrihamzah lagi tuit, mungkin dia agak kesepian,” ungkap @yadhiraditya.

“Artinya rezim ini komitmen sm PEMBERANTASAN MALING2 UANG RAKYAT! Hehe.. Perlu dipahami KPK adalah quo-judicial mnrt sy. merdeka dr eksekutif,” tulis @hwa_agung membalas cuitan Fahri.

“Partai aja ga punya ? Malah mau bicara tentang kepemimpinan…” kata @aldo_sahetapy

Sebelumnya, seperti dilansir dari Republika.co, KPK memang melaksanakan OTT di Kota Batu, dan berhasil mengamankan lima orang tersangka, termasuk Wali Kota Eddy Rumpoko. Selain itu lembaga anti rasuah tersebut dikabarkan juga menyita barang bukti berupa uang ratusan juta rupiah.

Eddy Rumpoko sendiri diamankan di rumah dinasnya yang berada di Kota Batu. Setelah ditangkap, kader PDIP ini bersama sejumlah tersangka lain, langsung dibawa ke Mapolda Jatim di Surabaya untuk dimintai keterangan, sebelum akhirnya diberangkatkan ke Jakarta.

Baca juga: Fahri Hamzah Nilai Surat Fadli Zon ke KPK Tak Menyalahi Etika

Belum ada rilis resmi dari KPK terkait dengan OTT ini. Meskipun begitu, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan memang membenarkan terlah terjadi operasi penangkapan di Kota Wisata tersebut, dan terkait dengan proyek.

“Benar, terkait (korupsi) proyek,” ujar Basaria, seperti dilansir dari Kompas.com (16/09/2017). (eLv)

%d blogger menyukai ini: