Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hukum, News Gara-gara Pesta Miras, Tega Bunuh Teman Sendiri

Gara-gara Pesta Miras, Tega Bunuh Teman Sendiri

Sketsanews.com, Blitar – Nasib tragis dialami Sugeng Wonarso alias Bagong (30 tahun) warga Dusun Kembang Arum Desa Wonorejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Sugeng ditemukan tewas akibat luka bacok di leher saat melintas di Desa Pasirharjo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Minggu sore (10/9/2017).

Saksi di lokasi menyebut, korban saat itu baru saja usai pesta minuman keras (miras) di sebuah kebun jeruk berjarak 2 kilometer dari lokasi kejadian. Dalam perjalanan pulang, Sugeng yang mengendarai motor dihentikan oleh temannya dan langsung dibacok.

“Kejadiannya sangat cepat sehingga tidak sempat dicegah warga. Korban mengalami luka bacok di leher, punggung dan tangan,” ujar warga yang enggan disebut namanya.

Lantaran kondisi korban banyak mengeluarkan darah akhirnya tidak tertolongkan dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Ironisnya, pelaku pembacokan yang sudah dikenali identitasnya oleh warga, justru melarikan diri usai kejadian.

Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Erik Pradana menyebutkan, telah mengantongi identitas pelaku yang tak lain berinisial RA. “Kita sudah periksa sedikitnya 4 saksi dan istri korban, dari keterangan para saksi kita ketahui satu nama yang diduga sebagai pelakunya,” kata AKP Erik Pradana.

Seperti dikutip dari AGTVnews, dari keterangan beberapa saksi diketahui jika pembunuhan ini bermotif sakit hati. Dalam pesta miras keduanya sempat terlibat perkelahian karena saling ejek. Rupanya RA ini menaruh dendam sehingga pulang mengambil senjata tajam dan terjadilah pembacokan tersebut.

“Barang bukti yang kami amankan senjata tajam jenis pisau dan clurit, kemudian kendaraan korban dan baju, sedangkan pelaku masih kami kejar karena melarikan diri,” lanjut Kasat Reskrim.

Penyidik Satreskrim Polres Blitar masih memeriksa saksi-saksi baik dari pihak keluarga, teman saat pesta miras dan warga setempat untuk mengungkap kronologis kejadian. Korban selanjutnya dibawa ke RS Ngudi Waluyo Wlingi Untuk keperluan otopsi. (Wis)

%d blogger menyukai ini: