Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Gas Melon Bersubsidi Mulai Langka di Jawa Tengah

Gas Melon Bersubsidi Mulai Langka di Jawa Tengah

ilustrasi warga antrean warga membeli gas 3 kg. Indoensia Press Photo/Jojo paizo

Sketsanews.com, Semarang – Hampir selama dua pekan warga Semarang, Jawa Tengah dibuat pusing mencari gas elpiji 3 kilogram bersubsidi itu dengan mencari di pengecer serta toko kelontong yang juga tidak diketemukan.

Hal ini dirasakan oleh warga Enih Nurhaeni yang mengatakan bahwa ia mengaku bersama warga lainnya keliling mencari gas elpiji 3 kilogram ke pedagang pengecer maupun toko-toko kelontong namun pencarian gas tersebut tidak membuahkan hasil.

“Sudah keliling dari pengecer ke pengecer lain tapi belum menemukan. Padahal tabung yang di rumah sudah mau habis. Saya punya dua tabung, biasanya yang satu buat cadangan, tapi malah sudah kosong sejak sepekan lalu,” ujar seorang warga, Enih Nurhaeni, Jumat (15/9/2017).

Ia mengaku, gas 3 kilogram tersebut mulai langka karena kabar yang beredar pasokan gas tersebut sengaja dikurangi dari Pertamina. Bahkan, beredar kabar bahwa gas elpiji 3 kilogram itu akan ditarik secara bertahap dari masyarakat.

“Katanya akan diganti dengan tabung bright ukuran 5,5 kilogram. Itu bukan subsidi jadi jatuhnya ya mahal. Nanti Bright itu yang bakal dipakai masyarakat, dan elpiji melon belinya harus di kelurahan, pokoknya sangat ketat persyaratannya,” kata perempuan berkerudung itu.

Menurut seorang pengecer gas elpiji, permintaan gas elpiji 3 kilogram saat ini meningkat drastis di akhir-akhir ini karena 50 tabung gas 3 kilogram itu dalam hitungan menit langsung ludes diserbu pembeli.

“Semalem menjelang Maghrib datang 50 tabung, tapi langsung habis. Ini tadi juga ada yang mencari tapi sudah tidak kebagian,” ujar pengecer gas elpiji, seperti dikutip dari laman Beritacenter.

(Fya)

%d blogger menyukai ini: