Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News “Gubernur Jakarta Hari Ini Telah Gagal”

“Gubernur Jakarta Hari Ini Telah Gagal”

Basuki Tjahaja Purnama (Dharma Wijayanto/Jawa Pos)

Sketsanews.com, Jakarta – Ketua Bidang Buruh Petani dan Nelayan DPW PKS DKI Jakarta, Arief Wicaksono mengapresiasi Koalisi Buruh Jakarta (KBJ) yang telah mendukung duet Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Apresiasi tersebut disampaikan saat silaturahim para tokoh buruh pendukung Anies-Sandi dengan Cawagub DKI Sandiaga Uno di Kantor DPW  PKS DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jumat (31/3).

“Buruh adalah elemen penting dalam kehidupan bernegara. Sumbangsih buruh untuk pembangunan dan perekonomian sangat besar, namun sayangnya kesejahteraannya masih diabaikan oleh pemerintah,” jelas Arief.

Sementara itu, Winarso selaku Koordinator KBJ yang juga Ketua DPW FSPMI DKI Jakarta menyampaikan bahwa buruh DKI menginginkan gubernur baru. Gubernur yang bisa membawa perubahan dan kesejahteraan buruh dan rakyat.

“Gubernur hari ini telah gagal meningkatkan kesejahteraan kaum buruh di DKI Jakarta. Karena selama dipimpin Basuki Tjahaja Purnama, Upah Minimum DKI Jakarta lebih rendah dibanding Bekasi dan Kerawang,” jelas Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) wilayah Jakarta itu.

Pria yang kerap disapa Bung Win ini sekaligus juga mempertanyakan kebijakan Ahok -sapaan Basuki- dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) di DKI.

“Itu kebijakan yang aneh, Ahok menetapkan UMP DKI selama tiga tahun lebih rendah dari Bekasi dan Kerawang, padahal biaya hidup di Jakarta lebih mahal,” tanya Winarso, sebagaimana dilansir dari Jawapos.

Oleh karena itu, dia menegaskan dukungan kepada pasangan calon nomor urut tiga untuk mewujudkan kesejahteraan buruh yang lebih baik. Yaitu, ditandai dengan adanya kontrak politik dengan Anies-Sandi yang berisi 10 poin. Di antaranya adalah Anies-Sandi menyatakan akan menaikkan upah minimum DKI Jakarta lebih tinggi dari ketentuan PP Nomor 78/2015.

“Insya Allah sekitar 3000-4000 buruh akan hadir dalam Deklarasi Dukungan buruh dan Konsolidasi Pemenangan Anies-Sandi pada 1 April 2017,” tegasnya. (Tyo)

%d blogger menyukai ini: