Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hidup Sehat, News Ingat Pesan Mbak Puan, Jangan Malu Bawa Bekal dari Rumah

Ingat Pesan Mbak Puan, Jangan Malu Bawa Bekal dari Rumah

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani

Sketsanews.com, Jakarta – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengajak masyarakat untuk membiasakan diri membawa bekal dari rumah untuk aktivitas harian. Ajakan Puan itu seiring dengan perayaan Hari Bekal Nasional pada hari ini (12/4).

Puan mengatakan, anak-anak taman kanak-kanak (TK) ataupun sekolah dasar (SD) biasanya memiliki kotak bekal. Isinya adalah makanan sehat yang disiapkan orang tua mereka dari rumah.

Menurut Puan, kebiasaan itu hendaknya diteruskan. Dia meyakini upaya untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul bisa diawali dengan mengonsumsi makanan sehat.

“Hidup sehat itu dimulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dari rumah. Itu kenapa saya selalu ingatkan pentingnya membawa bekal sendiri. Demi kesehatan, bukan semata pelit loh,” kata Puan.

Menko PMK pertama dalam sejarah Indonesia itu lantas membeber keunggulan membawa bekal makanan dari rumah. Pertama adalah menjamin nutrisi yang diperlukan.


Ilustrasi: Kemenko PMK

“Karena bisa mengatur menu makanan yang kita suka. Selain nutrisi yang baik, kita juga melatih kreativitas dalam mengatur atau memadukan berbagai jenis makanan ke dalam bekal,” katanya.

Yang kedua adalah menghemat uang jajan. De ngan bekal dari rumah, kata Puan, maka anak-anak diajari untuk bertanggung jawab.

“Si anak bisa menabung uangnya untuk membeli barang atau keperluan lain,” sebutnya.

Yang ketiga adalah menjamin makanan tetap higienis. ”Karena dari awal hingga akhir proses pembuatan makanan berada di dalam pengawasan kita, maka dapat dijamin kebersihannya,” sebutnya.

Keempat, menjamin makan tetap waktu. Sebab, ada kalanya kesibukan mengakibatkan terlambat makan.

“Nah, dengan bekal, selain hemat waktu karena tidak perlu membeli makanan di luar, kita dengan mudah makan bekal kapan pun,” paparnya.

Yang terakhir adalah menghindari makanan terbuang sia-sia. Sebab, porsi bekal bisa ditentukan sesuai kebutuhan masing-masing.

Karena itu Puan mengharapkan Hari Bekal Nasional bisa dimaknai sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menciptakan lingkungan sehat dan perilaku hidup bersih. “Jadi, jangan lupa dan malu bawa bekal,” katanya berpesan.

(Tri/JPNN)

%d blogger menyukai ini: