Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Jelang Festival Kasih Sayang China, Jomlo Tiongkok Kunjungi Pohon Keramat

Jelang Festival Kasih Sayang China, Jomlo Tiongkok Kunjungi Pohon Keramat

Para jomlowan dan jomlowati membawa spanduk “saya harus berhenti single” (Foto: South China Morning Post)

Sketsanews.com, Luoyang – Ternyata di China ada festival yang perayaannya serupa dengan Hari Valentine atau hari kasih sayang. Kegiatan yang dikenal dengan nama Festival Qixi itu memicu puluhan jomlowan dan jomlowati di Negeri Tirai Bambu ramai-ramai mendatangi pohon keramat agar berdoa tidak single lagi.

Sebagaimana dikutip dari Okezone, Senin (28/8/2017) setidaknya ada 99 orang yang terdiri dari perempuan dan laki-laki berkumpul di pohon Bodhi yang berlokasi di Kota Luanchuan, Provinsi Henan, pada akhir pekan lalu. Sekadar informasi pohon Bodhi merupakan pohon yang dianggap suci oleh para penganut agama Buddha.
Acara berkumpulnya para jomlo itu diadakan untuk menyambut Festival Qixi yang jatuh pada hari ini. Festival ini jatuh pada hari ketujuh di bulan ketujuh pada penanggalan kalender China.

Usut punya usut, Qixi merayakan kisah rakyat China mengenai seorang dewi yang boleh bertemu dengan suaminya yang manusia hanya pada hari ini saja. Lebih jelasnya lagi festival yang sudah berusia 2.000 tahun ini berasal dari legenda dewi Zhi Nyu dan Niu Lang.

Kemudian pasangan manusia dan dewi itu dianugerahi dua anak sebagai buah pernikahan mereka. Dewi Surga yang menentang pernikahan tersebut kemudian mengutuk keduanya menjadi bintang serta memisahkan pasangan tersebut menggunakan bima sakti.
Namun menurut legenda, kutukan ini pun membuat segerombolan burung murai mengasihani keduanya. Karena itu setiap tahunnya, burung-burung tersebut terbang ke surga dan membentuk jembatan agar dapat menyatukan keduanya sehari setiap tahun.

Masuk ke zaman modern, banyak kaum muda yang merayakan festival ini serupa dengan perayaan Hari Valentine. Laki-laki dan perempuan saling bertukar hadiah dan menghabiskan waktu dengan orang-orang yang dikasihi.

Namun pada perayaan pekan lalu yang datang justru orang-orang yang belum memiliki pasangan. Mereka berjalan mengelilingi pohon Bodhi sebanyak tiga kali sambil membawa spanduk dengan tulisan, “Saya harus berhenti single”.

Selesai berdoa, mereka kemudian membuang spanduk itu ke udara dan berharap pada tahun ini status mereka sebagai jomlo pun dapat berubah.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: