Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Kasihan, Petani Ini Terbakar Di Lahan Tebu

Kasihan, Petani Ini Terbakar Di Lahan Tebu

 

Sketsanews.com, Jombang – Nasib nahas menimpa Sukarno, 68, warga Dusun Jombatan, Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro. Berniat membakar sampah daun tebu di sawah,  sekujur tubuhnya ikut terpanggang. korban pun meninggal seketika.

”Korban meninggal dengan luka melepuh di sekujur tubuh akibat terjebak dalam kepungan api,” beber Kapolsek Ngoro AKP Chairuddin, Selasa (5/9).
Kejadian bermula saat korban hendak membersihkan sisa daun tebu (daduk) di lahan miliknya. D Dusun Jombatan, Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro. Sebab, usai ditebang beberapa waktu lalu masih menyisakan sampah daun di lahan seluas banon 400 meter persegi miliknya.

Hingga Selasa pagi, sekitar pukul 07.00, dirinya tiba di sawah dan segera menyulut api di tumpukan daun kering tersebut. Di luar perkiraannya, api menjalar dengan cepat dan mendekati lahan tebu milik petani lainnya, mengetahui itu, dirinya segera berlari sambil membawa batang bambu untuk memadamkan api.

Sayang akibat hembusan angin yang cukup kencang, kobaran api pun kian membesar tanpa mampu dirinya padamkan. Tanpa sadar, tubuhnya pun terkepung kobaran api yang selanjutnya membakar tubuh korban hingga sekujur tubuhnya mengalami luka bakar serius. Hingga sekitar pukul 08.00, tubuh korban ditemukan dalam kondisi sudah meregang nyawa.

Petugas melakukan identifikasi jenazah korban (FOTO: IST/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa dilanjutkan ke pihak kepolisian. Tak lama sejumlah petugas tiba di lokasi  bersama tim identifikasi Polres Jombang. selain itu, petugas juga mendatangkan tim medis dari Puskesmas Ngoro.

”Hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban, artinya korban meninggal murni terbakar sendiri,” tandas Chairuddin.

Terpisah, Gunadi kasi kesiapsiagaan dan kewasapadaan BPBD Jombang mengaku tidak mendapat laporan terkait kejadian kebakaran lahan tebu yang menewaskan warga tersebut. ”Tidak ada laporan masuk ke kami, kita tahunya korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal,” bebernya.

Melihat kejadian ini, dirinya pun menghimbau warga agar berhati-hati ketika membakar sampah, terlebih di musim kemarau seperti ini.

Data yang dihimpun Jawa Pos sebelumnya, sejumlah rumah warga di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung nyaris dilahap si jago merah, akibat salah satu warga membakar sampah di belakang rumah. Beruntung, api berhasil dipadamkan warga bersama petugas BPBD.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: