Sketsa News
Home Berita Terkini, News Kisruh Vaksin Palsu Meluas, Dokter Dihajar

Kisruh Vaksin Palsu Meluas, Dokter Dihajar

Sketsanews.com – Kisruh vaksin palsu melebar. Masyarakat yang marah malah melampiaskan ke dokter yang bertugas memberikan pelayanan.

_vaksin-dokter-696x363

Kejadian itu diungkap Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Melalui akun di Twitter beberapa jam yang lalu, IDI mengungkap dokter Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Mutiara Bunda di Jalan H Mencong Ciledug, Kota Tangerang telah dianiaya.

“Di RSIA Mutiara Bunda Ciledug, yang menerima vaksin apotek, tapi yang dianiaya dokter,” demikian kicau @PBIDI.

Sambil mem-posting foto yang diduga diambil dari koran, IDI juga menggunakan #LindungiDokter untuk menyerukan kepada masyarakat agar mengedepankan asas praduga tak bersalah serta tidak berbuat semena-mena.

Menyikapi penganiayaan ini, IDI mengeluarkan 11 pernyataan sikap terhadap vaksin palsu yang mengarah kepada penganiayaan dokter. (jpg/ade)

1. PB IDI mendesak aparat penegak hukum untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia termasuk dokter.

2. Lindungi dokter dari perbuatan semena-mena serta menegakkan sanksi hukum bagi semua pelanggaran.

3. Meminta semua pihak untuk mengedepankan azas praduga tidak bersalah.

4. PB IDI akan menempuh langkah hukum untuk melindungi seluruh anggota IDI yang dianiaya.

5. Kejadian dicurigai terorganisir. Tiba-tiba ada 200-an orang mendatangi RS di malam hari.

6. Penganiayaan dokter dilakukan di dalam fasilitas kesehatan di saat jam pelayanan.

7. PB IDI tetap meminta aparat penegak hukum untuk menjamin keamanan para pemberi layanan publik khususnya dokter.

8. Menuntut pemerintah (Kemenkes/BPOM) untuk bertanggungjawab terhadap kondisi saat ini.

9. Kekisruhan yang mengarah kepada anarkisme terjadi pasca diumumkannya hasil investigasi.

10. Di RSIA Mutiara Bunda Ciledug, yang menerima vaksin Apotek, tapi yang dianiaya dokter.

11.Jika tidak segera ditangani,kondisi ini akan mempengaruhi pelayanan oleh dokter atau tenaga lain.

(Ro/Radarlampung)

%d blogger menyukai ini: