Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hankam, Headlines, News KPK: Kami akan Telusuri Siapa yang Menekan Miryam S Haryani

KPK: Kami akan Telusuri Siapa yang Menekan Miryam S Haryani

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah/ Foto: Agung Pambudhy

Sketsanews.com, Jakarta – KPK mengatakan akan menelusuri siapa pihak yang disebut memberi tekanan terhadap mantan anggota komisi II DPR Miryam S Haryani saat menjadi saksi kasus dugaan korupsi e-KTP. Salah satu cara yang ditempuh KPK yakni dengan memeriksa pengacara Elza Syarief yang merupakan teman dari Miryam.

“Untuk kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik hari ini dilakukan pemeriksaan saksi-saksi salah satunya pengacara Elza Syarief. Kita memanggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi sejumlah hal terkait datangnya saksi Miryam yang sekarang sudah kita proses lebih lanjut ke kantor Elza dan menyampaikan adanya tekanan serta hal-hal lain itu akan kita dalami lebih lanjut,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2017).”Kita tentu mencari tahu lebih lanjut kalau ada tekanan pada saksi saat itu. Siapa saja pihak yang menekan saksi,” sambung Febri.

Selain mencari tahu pihak yang disebut menekan Miryam, Febri juga menyebut KPK akan menelusuri informasi adanya pihak lain yang ikut datang ke kantor Elza. Menurut Febri, pihak lain itu diduga membawa dokumen dan mendorong Miryam yang kala itu masih berstatus saksi untuk mengubah keterangannya di dalam BAP.

“Kami juga akan mendalami informasi tentang ada seseorang yang membawa dokumen kemudian mendorong saksi untuk mengubah keterangan. Itu penting bagi kami,” ucapnya.

Sebagai informasi, Elza membenarkan soal kedatangan Miryam ke kantornya. Dia juga membenarkan adanya pihak lain saat itu yang merupakan pengacara bernama Anton Taufik.

Namun, Elza mengaku tidak tahu apa yang dibahas oleh Miryam dan Anton di kantornya. Dia juga menyebut KPK akan menyita rekaman CCTV dari kantornya untuk menjadi bukti terkait kedatangan mereka.

Seperti yang dikutip laman detikcom, KPK saat ini telah menetapkan Miryam sebagai tersangka dugaan pemberian keterangan tidak benar atau keterangan palsu di persidangan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Miryam merupakan orang ke 4 yang menjadi tersangka dalam kaitannya dengan kasus dugaan korupsi e-KTP.

(bin)
%d blogger menyukai ini: