Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Lebih Lengkap, Seputar Heli TNI AD Jatuh di Kalasan Sleman Yogyakarta

Lebih Lengkap, Seputar Heli TNI AD Jatuh di Kalasan Sleman Yogyakarta

Sketsanews.com – Heli TNI-AD jenis Bell 205 nomor penerbangan HA-5073  jatuh di Kowang, Taman Martani, Kalasan, Yogyakarta sekira pukul 15.20 WIB (8/7/2016).

 

** Foto – Foto diatas dari akun twitter 『Yared | BianTara』 ‏@bianabhy .

Kronologis kecelakaan Heli Jatuh di Desa Kuwang, Taman Martani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta

Kronologi kecelakaan, heli berangkat pukul 15.00 WIB dari Bandara Adi Sumarmo, Solo. Saat di atas ketinggian 1.500 kaki, pada pukul 15.10 WIB, penerbang memberi tahu ke otoritas di Yogyakarta dan diperkirakan tiba pukul 15.19 WIB. Namun, pada pukul 15.14, heli jatuh di Desa Kuwang, Taman Martani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Mencoba Mendarat darurat tapi gagal

Nuwar Didit Prambudi, petugas Basarnas Yogyakarta yang membantu mengevakuasi korban, menjelaskan kondisi helikopter rusak berat di bagian depan. Bagian ekor masih utuh.

“Heli bagian depan ringsek parah, tapi belakang masih utuh. Masih menyatu dan tak terpisah. Kemungkinan sebelum jatuh mau diusahakan mendarat tapi tak bisa,” jelasnya di RS Harjolukito Yogyakarta, Jumat (8/7/2016), dilansir dari Metro TVNews.

Misi Heli : Kontijensi darurat R 1, Presiden Joko Widodo ke Yogyakarta

Helikopter jenis Bell 205 nomor penerbangan HA-5073 milik Skuadron II/Serbu Pusat Penerbangan TNI AD itu dikabarkan tengah melaksanakan tugas kontijensi darurat (konjerat) kedatangan Presiden Joko Widodo ke Yogyakarta.

Kepala Seksi Operasi Basarnas DIY, Asbani, mengatakan helikopter terbang dari Solo ke yogyakarta. “Saya dapat info ada heli dari Solo hendak ke Yogyakarta untuk mengecek kehadiran RI 1. Heli itu Kehilangan kendali di daerah Kalasan,” ujarnya.

Awak Heli

Heli diawaki lima orang, yakni Kapten Cpn Titus Benediktus Sinaga (Penerbang I); Letda Cpn Angga Juang (Penerbang II); Serka Rohmad (TI); Serda Sirait (AV); dan Kopda Sukoco (Mekanik).

Korban Heli Jatuh

Dilaporkan tiga orang tewas, yakni dua pengawak (Letda Cpn Angga Juang dan Serda Sirait) dan satu penumpang sipil, Fransisca Nila Agustin. Sedangkan korban luka yakni Kopda Sukoco, Serka Rohmad dan Kapten Cpn Titus Benediktus Cpn Titus Benediktus Sinaga.

Pantauan lokasi, tiga korban luka sudah berada di RS TNI AU Harjolukito. Sementara korban meninggal dunia masih di RS Bhayangkara Polri.

PangdamIV/Diponegoro Jamin Ganti Rugi Renovasi Rumah

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Jaswandi mendatangi lokasi jatuhnya helikopter TNI AD di Kalasan, Sleman. Jaswandi menyatakan bahwa akan ada ganti rugi untuk rumah yang rusak akibat tertimpa helikopter.

“Kerusakan rumah dan akan ditanggung oleh Kodam IV/Diponegoro,” kata Jaswandi di lokasi kejadian, Desa Kowang, Kalasan, Sleman, Jumat (8/7/2016), dilansir dari Detik.

Dua rumah yang rusak tertimpa helikopter adalah milik Heru dan Parno.

Evakuasi Bangkai Heli dilakukan menunggu investigasi kecelakaan selesai

“Evakuasi dilakukan setelah investigasi. Investigasi akan melihat kenapa ini bisa terjadi,” kata Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Jaswandi saat mendatangi lokasi, Jumat (8/7/2016).

(in)

%d blogger menyukai ini: