Sketsa News
Home Berita Terkini, News Mabuk, Oknum Polisi Tabrak Portal, Ancam Tembak Warga

Mabuk, Oknum Polisi Tabrak Portal, Ancam Tembak Warga

Sketsanews.com – Perilaku oknum anggota Polres Kupang bernama Bripka Frengki Nuban ini tidak patut ditiru.

_4FotoLaporAncaman-696x418

Betapa tidak, dalam kondisi mabuk minuman keras (miras), oknum anggota Polres Kupang itu menabrak portal dan mengancam tembak seorang warga yang tengah berjaga.

Peristiwa itu terjadi Jumat (8/7) sekitar  pukul 20.00, bertempat di jalan Kusambi III, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Tak hanya itu, oknum anggota Polres Kupang itu juga mengancam memproses semua aparat kelurahan yang berinisiatif membangun portal darurat itu.

Sejatinya, pembangunan portal merupakan inisiatif warga dan aparat kelurahan untuk menghindari kemacetan di ruas jalan Kusambi III karena adanya pasar malam.

Saat kejadian, portal dijaga oleh David Elly  dan sejumlah warga. Oknum anggota Polres Kupang  dengan  menggunakan sepeda motor melaju dari arah timur pasar Oesapa dan langsung menabrak portal tersebut dan terjatuh.

“Saat bangun dari sepeda motor,  langsung tanya, aturan darimana pasang portal di jalan. Siapa yang suruh pasang portal. Ini jalan umum,” sebut David Elly mengulangi kata- kata oknum anggota Polres Kupang itu.

Sambil berbicara menantang David Elly dan kawan-kawannya, Bripka Frengki Nuban lalu memperkenalkan diri bahwa ia adalah anggota Polres Kupang.

Tak hanya disitu saja, Bripka Frengki Nuban juga berusaha mengambil senjata api di tas yang dibawanya untuk menembak para penjaga portal.

Selang beberapa lama, suasana di TKP langsung ramai oleh warga termasuk aparat pemerintah Kelurahan Oesapa serta Ketua LMP Kelurahan Oesapa, Ady Weli de Haan.

Aparat kepolisian yang cepat hadir membawa Bripka Frengki Nuban  ke Pospol Oesapa Timur untuk proses pemeriksaan.

Terpisah, Kapolres Kupang, AKBP Ajie Indra Dwiatma yang dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan saat ini yang bersangkutan sudah di- BAP karena perbuatannya itu.

“Kejadian itu memang ada.  Hanya saja, malam itu yang bersangkutan tidak bawa senjata api,” ucapnya sebagaimana dikutip Timor Ekspress (grup radarlampung.co.id), Senin (11/7).

Menurutnya, aparat Polres Kupang cepat bertindak begitu ada laporan masyarakat.

“Saat ada laporan masyarakat, malam itu kita jemput dia, langsung di Pospol Oesapa Timur. Saya sediri yang periksa dia (Bripka Frengki Nuban, Red). Dia akan kita proses sidang profesi dan kode etik,” pungkas Ajie Indra Dwiatma.(Ro/Radarlampung)

%d blogger menyukai ini: