Sketsa News
Home Berita Terkini, News Macet Brexit, DPR: Kemenhub Harus Evaluasi Manajemen Pengelolaan

Macet Brexit, DPR: Kemenhub Harus Evaluasi Manajemen Pengelolaan

Sketsanews.com – Anggota Komisi XI DPR RI M. Misbakhun menilai Kementrian Perhubungan harus memperbaiki manajemen pengaturan penggunaan tol-tol baru. Setelah adanya korban jiwa yang terjebak dalam kemacetan parah arus mudik Lebaran 2016 di pintu jalan tol Brebes Timur Exit (Brexit).

Foto udara antrean kendaraan pemudik di Jalur Selatan Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (8/7). Pada H+2 Lebaran volume kendaraan pemudik arus balik yang melintas di jalur selatan mulai meningkat. Diperkirakan puncak arus balik terjadi pada H+3 dan H+4 Lebaran. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/kye/16
Foto udara antrean kendaraan pemudik di Jalur Selatan Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (8/7). Pada H+2 Lebaran volume kendaraan pemudik arus balik yang melintas di jalur selatan mulai meningkat. Diperkirakan puncak arus balik terjadi pada H+3 dan H+4 Lebaran. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/kye/16

 

“Harus evaluasi seluruhnya, siapa yang harus bertanggung jawab. Hal seperti itu kok enggak di perkirakan dan di antisipasi,” ujar Misbakhun di Jakarta, Sabtu (9/7).

Menurutnya, keinginan pemerintah agar pemudik tak memadati jalan pantura lama sudah cukup bagus. Namun, yang disayangkan pemerintah tidak mengantisipasi ada lonjakan yang padat.

“Semua keluar di satu pintu tol. Tidak diperkirakan dan diprediksi. Ini harus dicari penyebabnya. Kenapa enggak diantisipasi, rekayasa jalan enggak di buat ?. Ini harusnya sistem buka tutup bisa, lempar ke tol lain. Rekayasa jalan kan polisi, jasamarga lebih pinter urus. Nah ketika ada orang kelaparan, polusi, kenyamanan terganggu kemudian sampai meninggal, nah ini kan perlu evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan lebaran mudik ini,” katanya.

“Di kemenhub termsuk BUMN terkait. Kalau polisi kan jalanin tugas. Nah ini kan manjemen. Ini yang harus benar-benar d evaluasi total,” tegas Politisi Partai Golkar itu.

Sementara, menyinggung tidak adanya kesiapan dari pemerintah terkait dibukanya tol Brebes itu, Misbakhun mengatakan bukan persoalan siap namun pemerintah tak bisa mengantisipasi.

“Bukan enggak ada kesiapan. Kan sudah dilakukan tapi kenapa enggak antisipasi ? Mereka kan sudah biasa nangani ini,” pungkasnya.

(ip/Aktual.com)

%d blogger menyukai ini: