Sketsa News
Home Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Mahasiswa Surabaya Temukan Alat Perangsang Pertumbuhan Lele, Apa Manfaatnya?

Mahasiswa Surabaya Temukan Alat Perangsang Pertumbuhan Lele, Apa Manfaatnya?

Foto: Ilustrasi Okezone

Sketsanews.com, Surabaya – Inovasi mahasiswa di Indonesia makin bervariasi. Tidak hanya bermain di sektor teknologi dan medis, para mahasiswa di Surabaya ini merancang alat perangsang pertumbuhan ikan lele dari medan listrik.

Mereka adalah lima mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Inovasi yang digarap kelimanya tersebut guna membantu mengembangkan budidaya ikan lele.
Lima mahasiswa di Surabaya itu antara lain Endah Rochmatika, Dimas Jaya Subakti, Regita Dwi Ayu Armeda, Elsa Mirantika, dan Abdul Hamid. Mereka meneliti dan membuat alat medan listrik sebagai stimulator perkembangan gonad ikan lele dumbo.

“Saat ini belum ada teknologi tepat guna yang dapat mengatasi persoalan para pembudidaya (lele) dalam meningkatakan produksi ikan lele secara massal dan kontinu,” kata salah satu mahasiswa, Endah di Surabaya, baru-baru ini.

Ia mengatakan, medan listrik tersebut diharapkan menghasilkan getaran-getaran biolistrik sehingga mampu merangsang peningkatan proses metabolisme yang sebagian energinya tertuju pada perkembangan reproduksi.

Selain itu, lanjut Endah, medan listrik tersebut dapat merangsang hormon reproduksi ikan untuk bekerja lebih cepat, sehingga menghasilkan hormon yang dapat mempercepat terjadinya kematangan reproduksi ikan agar siap untuk dipijahkan.

“Teknik pemanfaatan pemaparan medan lisrik ini sebagai stimulator kematangan gonad ikan, dan dapat meningkatkan ketersediaan benih ikan lele dengan kuantitas yang banyak sebagai suatu keberlanjutan usaha budidaya perikanan. Khusunya dalam bidang komoditas ikan lele dumbo,” jelasnya.

Endah mengisahkan, untuk menghasilkan alat tersebut, timnya menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan sembilan perlakuan dan tiga kali uji, serta kontrol sebagai pembanding.

Ia memaparkan, saat uji analisis statistik, selang kepercayaan 95 persen. Sementara data berat gonad ikan lele dumbo tak mendapat hasil yang berpengaruh signifikan antara alat medan listrik dengan perkembangan gonad ikan lele dumbo.

“Hal ini dikarenakan pada saat pemeliharaan, pemaparan medan listrik tidak tertuju langsung pada organ reproduksi ikan,” tambah Endah.

Saat itu, kata Endah, medan listrik tersebut dilakukan melalui air dalam aquarium yang berisi lele dumbo. Alhasil, getaran biolistrik tersebut tertuju ke seluruh tubuh ikan lele dumbo melalui linea lateralis, sehingga tidak signifikan terhadap organ reproduksinya.

“Setelah empat kali pemaparan medan listrik pada gonad, hasilnya ikan mengalami pertambahan berat yang ditandai bahwa dengan adanya konsumsi pelet dalam jumlah dan intensitas yang banyak melebihi biasanya.”

Jadi, lanjut Endah, pemaparan medan listrik hanya merangsang nafsu makan untuk meningkatkan laju metabolisme tubuh ikan. “Sehingga laju pertumbuhan ikan lele dumbo meningkat,” tandasnya. Dikutip dari Okezone.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: