Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News, Peristiwa Mahasiswi STT Sangkakala Tewas Tertimpa Longsoran

Mahasiswi STT Sangkakala Tewas Tertimpa Longsoran

Foto: detik.com

Sketsanews.com, Semarang – Talud setinggi 7 meter, di belakang asrama Sekolah Tinggi Teologia (STT) Sangkakala Jalan Kopeng Km 7, Sumogawe, Getasan, Kabupaten Semarang, longsor, Senin (13/11/2017), malam. Akibat longsor ini menimpa asrama menyebabkan seorang mahasiswi, Ressi (22), asal Kalimantan Tengah, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pembantu Ketua I STT Sangkakala, Febri Jati Nugroho mengatakan, sebelum kejadian sejak pukul 14.00 WIB, hujan menguyur di wilayah tersebut. Kemudian, sekitar pukul 20.30 WIB, saat mahasiswa belajar mandiri di asrama, talud yang di atas akan dibangun gedung serbaguna longsor.

“Talud dibangun bulan Februari, kemudian sekitar Agustus, lalu, telah berhenti pembangunannya. Talud yang longsor menimpa bangunan asrama mahasiswa,” kata Febri saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (14/11/2017), dini hari.

Korban Ressi ini, kata Febri, meninggal di lokasi kejadian. Tubuhnya tertimpa material longsoran persis di kamarnya.

“Korban kondisinya tertimbun material longsoran dan untuk mengevakuasi butuh waktu sekitar 1 jam,” katanya.

Sementara itu, Staf Bagian Administrasi Akademik, Agung Dian menambahkan, dalam kejadian ini teman satu kamar Ressi, Marcelina (19), asal Sumba Timur, NTT, mengalami luka di bagian kaki. Sedangkan, mahasiswa lainnya, Imannuel Nuban (21), warga Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, juga terluka.

“Kedua korban terluka ini dirawat di RSP dr Ario Wirawan Salatiga,” kata Agung.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengatakan, BPBD menerima laporan pukul 22.00 WIB, terus menuju lokasi kejadian.

“Kami meminta agar besok pagi jangan membersihan di sekitar material longsoran karena tanah masih basah dan membahayakan. Dugaan longsor ini karena bangunan talud tidak ada saluran air sehingga air masuk,” kata Heru.

(Im/detik.com)

%d blogger menyukai ini: