Sketsa News
Home News Malu Kalah Judi, Pensiunan TNI Ngaku Jadi Korban Begal

Malu Kalah Judi, Pensiunan TNI Ngaku Jadi Korban Begal

Diduga malu dengan keluarganya usai kalah judi, Radimin (57), warga Satirejo RT2/RW 8, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal mengaku jadi korban perampokan. Ilustrasi/SINDOnews

Sktsanews.com,  Ungaran – Diduga malu dengan keluarganya usai kalah judi, Radimin (57), warga Satirejo RT2/RW 8, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal mengaku jadi korban perampokan.

Pengakuan ini terkuak setelah polisi mendalami pengakuan korban usai ditemukan di dasar sumur di Lingkungan Ngancar RT5/RW3, Kelurahan/Kecamatan Bawen.

“Pengakuannya demikian, kalah judi. Kemungkinan dia malu ke keluarganya sehingga ngaku jadi korban perampokan,” tutur Kanit Reskrim Polsek Bawen Ipda Lufthi Darmawan Aditya, Senin (3/3/2017).

Peristiwa ini bermula saat Radimin, seorang purnawirawan TNI ditemukan dalam kondisi patah tulang kaki dan rusuk oleh warga di dasar sumur di Ngancar, Minggu (2/4/2017) siang.

Dia ditemukan oleh Mukimin, pencari rumput asal Ngancar RT 3/RW 2 yang curiga mendengar teriakan minta tolong dari dasar sumur. Temuan tersebut langsung dikabarkan ke warga lain dan diteruskan ke aparat kepolisian.

Kepada warga, Radimin mengaku dibuang oleh komplotan begal yang mencegatnya dalam perjalanan Yogyakarta menuju Kendal.

“Saat saya tanya dari atas (sumur), dia mengaku sudah di dasar sumur usai dirampok Selasa (27/3/2017),” ujar Faiz, warga sekitar sumur.

Pengakuan Radimin ditindaklanjuti dengan langkah penyelidikan. Tim Reskrim gabungan Polsek Bawen dan Polres Semarang dikerahkan untuk mengungkap kasus tersebut. Setelah semalam bekerja keras ditemukan titik terang jika pengakuan Radimin hanya akal-akalan.dikutip dari detik.com

“Kami pastikan tidak ada perampokan seperti pengakuannya. Pihak keluarga di Yogyakarta bilang dia tidak pernah sampai. Juga dengan motor korban yang pengakuannya diambil rampok, ternyata dia sudah tidak pegang motor itu. Pihak keluarga di Kendal menyampaikan motor itu digadaikan ke orang lain sudah lama,” beber Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Hartono.

Hartono mengaku belum bisa memastikan motif Radimin membuat pengakuan palsu tersebut. Termasuk bagaimana dia bisa sampai di Lingkungan Ngancar dan terjatuh ke dalam sumur berkedalaman sekitar 17 meter tersebut.

Info yang didapat, Radimin terjatuh ke sumur lantaran mencari barang gaib guna menutup kekalahan judinya. “Bisa saja dia seperti itu. Yang namanya orang bingung itu bisa sampai kemana saja,” pungkasnya

.(Tb)

%d blogger menyukai ini: