Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Mandi di Sungai Bengawan Solo, Seorang Bocah di Ngraho Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam

Mandi di Sungai Bengawan Solo, Seorang Bocah di Ngraho Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam

Sketsanews.com, Bojonegoro – Seorang anak bernama Nurudin Jauhari bin Amirudin (9), warga Dusun Merbaong RT 008 RW 002 Desa Payaman Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (20/08/2017) sekira pukul 15.00 WIB sore tadi dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo desa setempat.

Menurut Keterangan saksi, saat sebelum tengggelam korban usai memancing bersama 2 orang temannya dan korban terus mandi, namun begitu korban berada di aliran Sungai Bengawan Solo, korban terbawa arus dan tenggelam. Korban sempat meminta tolong kepada temannya, namun kedua temannya tidak berani menolong karena arus sungai deras.

Hingga berita ini ditulis, korban belum diketemukan. Karena cuaca yang tidak memungkinkan, rencananya Tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro dan Tim BASARNAS, baru akan melakukan pencarian pada Senin (21/08/2017) besok pagi.

Sebagaimana diterangkan Kapolsek Ngraho, AKP H Purwanto S SH, bahwa kronologi tenggelamnya korban bermula pada siang hari tadi, sekitar pukul 15.00 WIB, korban bersama temannya, Noval (10) dan Ali Mustofa (9), keduanya tetangga korban, usai memancing di pinggir sungai Bengawan Solo, di Dusun Merbaong Desa Payaman Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro.

Kemudian korban terus mandi, namun begitu korban berada di aliran Sungai Bengawan Solo, korban terbawa arus. “Korban sempat meminta tolong kepada temannya, namun namun temannya tidak berani menolong karena arus sungai deras.” terang Kapolsek.

Selanjutnya kedua teman korban memberitahu warga desa setempat dan kejadian tersebut dilaporkan kepada Zaeyaaul Haq, Kepala Dusun setempat dan diteruskan kepada Kepala Desa Payaman dan dilanjutkan melaporkan ke Polsek Ngraho.

“Setelah mendapatkan laporan, petugas segera menghubungi tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro, untuk membantu melakukan pencaharian.” lanjut Kapolsek, seperti dikutip dari Kumparan.

Masih menurut Kapolsek, sejak dilaporkan tenggelam, warga masyarakat dengan dibantu petugas segera membantu melakukan pencarian dengan cara melakukan penyelaman dan pemantauan dari tepi Bengawan Solo. “Pukul 17.30 WIB tadi, karena hari sudah petang pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok,” pungkas Kapolsek

Secara terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sujarwo SSTP MM, ketika di hubungi media ini menjelaskan, saat ini anggota Tim SAR Gabungan sudah melakukann assesment (pemantauan) di lokasi kejadian musibah. “Mengingat saat ini kondisinya gelap, rencananya baru besok pagi dilakukan pencarian,” terang Andik Sujarwo, melalui sambungan telepon seluler pada Minggu (20/08/2017) malam.

Andik juga menjelaskan, bahwa besok pagi rencananya Tim SAR Gabungan BPBD Bojonegoro akan menurunkan 2 (dua) unit perahu karet dengan kekuatan 12 personil. Selain itu rencananya BASARNAS Kantor Surabaya juga akan membantu melakukan pencarian dan akan menerjunkan 1 (satu) unit perahu dengan kekuatan 8 personil. “Malam ini Tim BASARNAS Surabaya sudah meluncur ke Bojonegoro,” pungkas Andik. (Wis)

%d blogger menyukai ini: