Sketsa News
Home Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Mantap! Berawal dari Hobi, Mahasiswa Surabaya Sukses Rintis Bisnis Beromzet Ratusan Juta

Mantap! Berawal dari Hobi, Mahasiswa Surabaya Sukses Rintis Bisnis Beromzet Ratusan Juta

Foto: Dok Unair

Sketsanews.com, Jakarta – Memiliki hobi memelihara hewan, ternyata berbuah manis bagi Maulana Ridho Aryanto, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Tak hanya memelihara hewan kucing dan reptilnya, Barlan -sapaan akrabnya- juga membawa hobinya ke ranah bisnis. Tak tanggung-tanggung, kini bisnis peternakannya bisa meraih omzet hingga ratusan juta rupiah. Hal itu sudah dilakukannya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
“Sejak kecil memang suka sama kucing, apalagi baunya yang ngangenin. Setiap pulang sekolah pasti saya mencari kucing-kucing saya. Bahkan Mama saya pun begitu,” ujarnya seperti dilansir dari laman Unair, Selasa (22/8/2017).

Bungsu dua bersaudara itu menceritakan awal mula merintis bisnis karena ingin menambah koleksi kucingnya, sebab saat itu ia hanya bisa memungut kucing di jalan. Berkat kesabaran dan kerja keras, Barlan yang kala itu masih duduk di kelas enam SD, mampu membeli sepasang kucing Persia. Ia kemudian menambah induk kucing baik yang bersertifikat maupun yang tidak. Kucing induk tersebut kemudian dikawinkan dengan milik orang lain. Ia pun berhasil menjual lima ekor kucing masing-masing seharga Rp12 juta.

Tak hanya jual beli, ia juga mengikutkan kucing-kucingnya dalam kompetisi. Beberapa kali ia berhasil menjuarai kompetisi yang diselenggarakan di Bandung, Jakarta, hingga Malaysia.

“Untuk kucing, poin penilainya biasanya seputar kecantikan dan struktur tubuh. Sedangkan ular dilihat warna gen dan kecerahan warnanya,” tuturnya.

Tak hanya kucing, dua tahun terakhir ia mencoba peruntungan baru pada reptile jenis ular. Ia mengimpor tiga ekor ular jenis ball phyton dari Amerika seharga Rp20 juta. Barlan sengaja memilih impor lantaran memiliki gen warna yang banyak, sekira 4-6 gen warna.

Menurutnya, semakin banyak gen warna yang dimiliki membuat aksen warna pada kulit ular menjadi lebih indah. Terbukti, ular peliharaannya ditaksir oleh artis Lucky Hakim.

Omzet berjualan kucing, kata Barlan, per tahun berkisar Rp100 juta. Sementara untuk ular lebih dari Rp100 juta. Untuk perawatan, ia bisa merogoh kocek hingga Rp15 juta per bulan yang digunakan untuk membeli vitamin, makanan, hingga listrik untuk mengeringkan bulu-bulu kucing.

Barlan mengaku pernah mengalami kegagalan dalam bisnisnya. Saat itu, ia mecoba untuk memelihara Bunglon, namun ia tidak bisa menetaskan telurnya sehingga terpaksa dijual. Dikutip dari Okezone.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: