Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Mata Hari, Agen Wanita Paling Legendaris yang Lama Tinggal di Indonesia

Mata Hari, Agen Wanita Paling Legendaris yang Lama Tinggal di Indonesia

Sketsanews.com-Bagi yang gemar membaca dunia mata-mata dan agen, nama Mata Hari pastilah tidak asing. Seorang mata-mata wanita paling terkenal, agen ganda, penari eksotis legendaris dan sejumlah julukan lainnya. 15 Oktober 1917 wanita cantik ini dieksekusi mati. Siapa dia sebenarnya? Dan mungkin ada yang belum tahu jika nama Mata Hari didapat karena wanita ini lama tinggal di Indonesia

312

Mata Hari dilahirkan dengan nama Margaretha Geertruida Zelle MacLeod di Belanda pada tanggal 7 Agustus 1876. Ayahnya mengelola sebuah toko topi dan diinvestasikan di perusahaan-perusahaan minyak affording dia kesempatan untuk mengirim putrinya ke sekolah bergengsi.

Tetapi pada tahun 1889 ayahnya bangkrut, kemudian menceraikan istrinya; Margaretha pindah dan tinggal dengan pamannya.

Pada usia 18, Margaretha membaca sebuah iklan orang kaya dan perwira Angkatan Darat Kolonial Belanda mencari istri. Dia pun melamar iklan itu dan dipilih. Mereka pun akhirnya menikah.

Pasangan ini kemudian menetap di pulau Jawa Indonesia. Perkawinan berlangsung buruk. Suaminya suka menganiaya dirinya dan main perempuan menekan dia untuk meninggalkan dia dan beralih ke perwira Belanda lain

Penjara Fasad Saint-Lazare menghadap ke Faubourg Saint-Denis di Paris, di mana Mata Hari dipenjarakan pada bulan Februari 1917. Ilustrasi, 1912.
Penjara Fasad Saint-Lazare menghadap ke Faubourg Saint-Denis di Paris, di mana Mata Hari dipenjarakan pada bulan Februari 1917. Ilustrasi, 1912.

Kemudian dia mulai mempelajari budaya Indonesia dan bergabung dengan kelompok tari lokal. Dia pertama kali menggunakan nama artistik Mata Hari pada tahun 1897

 

Mata Hari, penari Belanda dan adventuress, dituduh melakukan spionase untuk Jerman, selama gugatannya, 1917. (Digambar oleh Wightman)
Mata Hari, penari Belanda dan adventuress, dituduh melakukan spionase untuk Jerman, selama gugatannya, 1917. (Digambar oleh Wightman)

Meskipun ia kembali ke suaminya, mereka akhirnya bercerai pada tahun 1903. Kedua anak-anak mereka telah meninggal.

Kemudian dia pindah ke Paris, mulai menunjukkan karir berkuda sebagai Lady MacLeod, kemudian menjadi seorang penari eksotis.

Dia menyelimuti dirinya dalam mitos mengaku bahwa dia adalah putri dari seorang putri India, dibesarkan dalam biara India dan belajar dalam seni tari tradisional India. Fashion yang provokatif dan kemauan yang keras telah melambungkan reputasinya.

 Rumah Mata Hari, di Vincennes, pinggiran perumahan Paris di Perancis.
Rumah Mata Hari, di Vincennes, pinggiran perumahan Paris di Perancis.

Dia akrab dengan banyak petugas, diduga termasuk Hohenzollern Prince. Pada tahun 1916, Prancis telah menangkapnya karena diduga sebagia mata-mata Jerman. Sebagai tanggapan, dia menawarkan untuk memata-matai mereka. Namun kemudian terbukti Matahari adalah agen Jerman dengan kode Agen H-21, dia kemudian dihukum mati.

Mata Hari di 1910-an awal.
Mata Hari di 1910-an awal.

Mata Hari dieksekusi pada 15 Oktober 1917. wartawan Inggris Henry Wales menjelaskan kematiannya: “Perlahan-lahan, ia berlutut, dan tanpa sedikit pun perubahan ekspresi di wajahnya.”

Atas: Aktris legendaris Greta Garbo membintangi "Mata Hari" (1931), disutradarai oleh George Fitzmaurice.
Atas: Aktris legendaris Greta Garbo membintangi “Mata Hari” (1931), disutradarai oleh George Fitzmaurice.

Seorang penari misterius menggunakan keindahan eksotis dan pesona di tengah kecamuk perang memang sesuatu strategi yang sempurna. (Ek/ JejakTapak)

%d blogger menyukai ini: