Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Media Sosial Jadi Penyebab Naiknya Angka Gugatan Cerai di Serang

Media Sosial Jadi Penyebab Naiknya Angka Gugatan Cerai di Serang

Ilustrasi perceraian. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/ zimmytws

Sketsanews.com, Serang   —  Pengadilan Negeri Agama Kota Serang mencatat angka gugatan perceraian cenderung meningkat tiap tahun. Pada Juni 2017, ada sisa gugatan cerai sebanyak 392 kasus. Enam gugatan dicabut di tengah jalan, sementara 130 dikabulkan. Satu gugatan ditolak, dua tidak diterima dan tiga digugurkan. Pada Juli 2017, terdapat 53 gugatan cerai dilayangkan oleh pihak istri terhadap suaminya. Dengan demikian, per Juli 2017 sisa gugatan menjadi 307 kasus.

Data pada Agustus 2017, gugatan bertambah 214 kasus. Sisa total gugatan cerai ditambah dengan perkara sebelumnya menjadi 521 kasus. Wakil Panitera Pengadilan Agama Klas I A Serang, Munjid mengatakan penyebab gugatan paling banyak karena perselisihan dan percekcokan antara pasangan suami istri.

“Cenderung naik tiap tahunnya. Salah satunya memang menggunakan medsos. Ada dari WA (WhatsApp) ada juga dari SMS (pesan singkat). Pokoknya dari chatingan-chatingan itu,” kata dia.

Dikutip dari laman Merdeka, biasanya, pihak penggugat menunjukkan bukti print out percakapan pasangannya dengan orang lain. “Memang itu ekses juga dari hubungan tidak harmonis pada awalnya. Itu yang membuat pertengkaran sehingga pihak perempuan mengajukan gugatan cerai,” jelasnya.

Selain pertengkaran karena media sosial, faktor lain yang menyebabkan pihak istri mengugat cerai adalah suami dianggap tidak bertanggungjawab. “Si suami menelantarkan istri dan anaknya. Ada juga yang menghilang tanpa sebab,” ujarnya.

[As]

TAGS:

Sketsanewscom

SEDIKIT BANYAK TAU

%d blogger menyukai ini: