Sketsa News
Home Berita Terkini, Internasional, News Negaranya Diinvasi, Presiden Gambia Disumpah di Senegal

Negaranya Diinvasi, Presiden Gambia Disumpah di Senegal

Sketsanews.com ,DAKAR – Adama Barrow diambil sumpahnya sebagai presiden baru Gambia dalam sebuah upacara pelantikan yang digelar di Kedutaan Besar Gambia di Senegal. Sementara itu, pasukan gabungan negara-negara Afrika Barat dilaporkan mulai masuk ke Gambia untuk memaksa presiden terdahulu, Yahya Jammeh untuk segera mundur dari jabatannya.

“Ini adalah hari yang tidak akan dilupakan sumur hidup rakyat Gambia,” kata Barrow dalam pidatonya usai pelantikan sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (20/1/2017). Segera setelahnya, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi yang mendukung Barrow sebagai presiden sah Gambia serta mendesak dilakukan pemindahan kekuasaan secara damai.
Presiden Gambia Yahya Jammeh yang telah berkuasa sejak 1994 menolak untuk mundur dari jabatannya meski kalah dari Barrow dalam pemilihan umum 1 Desember 2016. Jammeh menolak mengakui hasil pemilu yang menurutnya janggal.

Tindakan ini membuat negara-negara yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi Afrika Barat (ECOWAS) mengancam akan menggunakan intervensi militer jika Jammeh tidak mundur saat masa jabatannya berakhir. Saat berita ini diturunkan, pasukan Senegal dan Nigeria dilaporkan telah masuk ke Gambia untuk melakukan intervensi.

Berdasarkan data Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), sedikitnya 26 ribu warga mengungsi dari Gambia sejak keadaan darurat dimumkan Jammeh pada Rabu. 18 Januari 2017, seperti yang dikutip dari Okezone.com .

(Eni)

%d blogger menyukai ini: