Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Nenek Dinikahi Perjaka, Ini Jawabannya Ketika soal Malam Pertama

Nenek Dinikahi Perjaka, Ini Jawabannya Ketika soal Malam Pertama

Wania berusia 75 tahun yang menggaet seorang bujang di Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan bernama Nahwani (39)

Sketsanews.com, banjarmasin – Nenek Wania berusia 75 tahun resmi menjadi istri Nahwani, pria berusia 39 tahun.

Nahwani merupakan pria asal Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Pernikahan keduanya dilangsungkan di Kota Amuntai, Kebupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Minggu (20/8/2017) pukul 21.00 Wita. Mahar yang diberikan sebesar Rp 12.500.

Sontak hal tersebut cukup menggemparkan publik. Saat ditanya, awal pertemuan pertama antara Wania dan Nahwani terjadi di sebuah rumah. Dari pertemuan tersebut Nahwani langsung menanyakan kesediaan nenek Wania untuk menikah.
“Pokoknya kalau hakun (mau) ya menikah,” lontar Nahwani yang dilansir dari Banjarmasinpost.com

Nenek yang ditanya mengaku kasihan melihat Nahwani, hingga bersedia dinikahi.

“Aku malihat (melihat) maras (kasihan) lawan inya (dengan dia),” ucap Wania tanpa malu-malu.

Seperti yang dilansir dari Tribunnews, pasangan yang lagi mesra-mesranya ini terlihat duduk berdampingan ditemani salah seorang keluarganya. Ternyata, Nahwani merupakan seorang pengemis di pasar. Sementara nenek Wania berjualan sayur.

Nahwani mengungkapkan jika pernikahan dengan Nenek Wania merupakan pernikahan pertama.

Ia menegaskan tak memiliki istri sama sekali. Nahwani bahkan berjanji akan menemani Nenek Wania hingga akhir hayat. Nahwani berjanji kepadanya tak akan meninggalkannya. “Iya bejanji (berjanji)”.
Sementara Wania mengaku yakin dengan pernikahan keduanya, karena janji Nahwani. Diketahui hidup sebatang kara, usai ditinggalkan oleh anak satu-satunya yang meninggal dunia. Kini nenek Wania merasa bahagia sudah ada yang menemani.

Setelah menikah, pasangan beda usia ini sudah memutuskan untuk menetap di Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.

Nahwani mengaku akan membawa Nenek Wania ke Gambut, jika hanya sekedar berkunjung.
Semua barang yang dimiliki Nahwani di Gambut, Kabupaten Banjar, bahkan sudah dibawanya ke Amuntai.

Rencananya keduanya akan berkeliling untuk memberitahukan kabar gembira tersebut pada keluarga.

“Memadahakan ke dingsanak (memberitahukan kepada saudara)”.
Ketika Banjarmasinpost.com menanyakan soal malam pertama, jawaban yang diberikan nenek Wania dan Nahwani tampak tak biasa.

Seperti pengantin baru lainnya, biasanya ketika ditanya malam pertama, ekspresinya malu-malu atau justru menunjukkan kebahagiaan.

Namun, nenek Wania dan Nahwani justru tampak datar dan tidak menunjukkan ekspresi apapun.

Meski demikan mereka berdua mengaku saling mencintai. Mereka hanya mengaku sudah satu kasur bersama. Rasa cinta nenek Wania bermula dari rasa kasihan kepada Nahwari. Selain itu nenek Wania melihat sosok Nahwari seorang pekerja keras. Sementara itu Nahwari mengatakan jika nenek Wania merupakan wanita yang cantik.

“Senang aja, bungas (cantik),” ucap Nahwar.
Saat ditanya rasa cinta Nahwani dengan tegas mengatakan ” iya cinta”
Nenek Wania dan Nahwani mengaku saling sayang.

Keduanya tampak mengangguk saat ditanya rasa sayang diantara keduanya.
Saking sayangnya, nenek Iwar tak malu memeluk Nahwani sambil tersenyum bahagia.

Tak hanya itu, pagi hari setelah resmi jadi suami istri,nenek Iwar sudah menyiapkan sarapan untuk Nahwani. Nenek Wania rela memasak sendiri demi Nahwani.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: