Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hukum, News Pembakar Kantor Polres Dharmasraya Anak Perwira Reskrim Polda Jambi

Pembakar Kantor Polres Dharmasraya Anak Perwira Reskrim Polda Jambi

Eka Fitra Akbar, terduga pelaku penyerangan dan pembakaran kantor Polres Dharmasraya, Sumatera Barat. Foto: Ist/ Kriminologi

Sketsanews.com, Jambi – Salah satu pembakar kantor Polres Dharmasraya, Sumatera Barat bernama Eka Fitra Akbar yang tewas ditembak diketahui sebagai anak seorang perwira polisi yang bertugas di satuan reserse kriminal atau satreskrim Polres Muaro Bungo, Polda Jambi, dengan pangkat Inspektur Satu atau Iptu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kriminologi, jejak Eka Fitra Akbar diketahui setelah foto dua pelaku pembakar Polres Dharmasraya muncul di media massa.

Salah satu pelaku dengan ciri-ciri rambut panjang yang mengenakan baju loreng hijau dan celana taktikal hitam serta sepatu lars warna hitam, dikenali sebagai Eka Fitra Akbar, warga kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi.

Mengutip dari Kriminologi, Eka Fitra Akbar diketahui telah menikah dan memiliki seorang anak laki-laki berusia 8 bulan. Dalam kesehariannya, pria berumur 24 tahun yang sempat ingin jihad ke Suriah ini bekerja sebagai penjual es tebu di Jalan Diponegoro, Muaro Bungo.

Eka Fitra Akbar, terduga pelaku penyerangan dan pembakaran kantor Polres Dharmasraya, Sumatera Barat. Foto: Ist/ Kriminologi

Eka Fitra terlihat terakhir kali meninggalkan rumah pada Sabtu, 11 November 2017 sekitar 18.30 WIB. Eka pergi berjalan kaki dan tidak meninggalkan pesan apapun kepada istri maupun keluarga lainnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Fakhrizal menyatakan polisi telah mengantongi identitas kedua pelaku yang diduga terlibat dalam pembakaran Mapolres Dharmasraya, Minggu ,12 November 2017.

“Pelaku dua orang yaitu Eka Fitra (24) dan Enggria Sudarmadi (25), keduanya berasal dari Provinsi Jambi. Eka Fitra berasal dari Kota Bungo dan Enggria dari Kota Merangin,” kata Kapolda.

Fakhrizal juga menyebutkan pihaknya telah menghubungi keluarga kedua pelaku untuk dimintai keterangannya terkait aktivitas kedua pelaku ini sebelum terlibat dalam aksi ini. (Wis)

%d blogger menyukai ini: