Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Penanganan Investasi Bodong di Indonesia bak Polisi Kesiangan

Penanganan Investasi Bodong di Indonesia bak Polisi Kesiangan

Ilustrasi investasi. (Foto: Shutterstock)

Sketsanews.com, Jakarta – Baru-baru ini di Banyuwangi, Jawa Timur, puluhan ibu-ibu termakan rayuan investasi bodong berkedok arisan. Imbasnya mereka dirugikan mencapai ratusan juta Rupiah.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan bahwa sejauh ini regulator lebih banyak melakukan penanganan ketika penipuan investasi bodong telah memakan korban.

Soal penanganan investasi bodong oleh regulator sifatnya belum preventif. Kalau ada laporan baru diselidiki,” katanya ketika dihubungi Okezone di Jakarta.

Bhima mengimbau regulator yang menangani kasus penipuan berjubah investasi ini dapat melakukan pencegahan sebelum mendatangkan korban yang mana biasanya kerugian diakibatkan tidak sedikit.

“Harusnya jangan menunggu ada korban baru regulator bergerak,” paparnya.

Minimnya informasi lembaga pengawas dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menurut Bhima bukan alasan bahwa investasi bodong sulit dienyahkan. Sebab OJK dapat menjalin kerjasama dengan pemangku kepentingan lain.

“Kalau pengawasannya sulit dan kekurangan SDM bisa bekerja sama dengan pemda (pemerintah daerah) sekaligus kepolisian. Jadi, langkah preventif regulator kita sangat rendah,” tukasnya.

 

(Fya)

%d blogger menyukai ini: