Sketsa News
Home Berita Terkini, News Pihak Antasari Akan Datangi Polda Metro Tagih Janji Tindak Lanjut Kasus Pembunuhan Nasrudin

Pihak Antasari Akan Datangi Polda Metro Tagih Janji Tindak Lanjut Kasus Pembunuhan Nasrudin

Sketsanews.com, JAKARTA – Pihak kuasa hukum Antasari Azhar akan menyambai Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, untuk menagih tindak lanjut kepolisian dalam mengusut SMS misterius yang membuat Antasari dinilai menjadi otak pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

Koordinator Kuasa Hukum Antasari Azhar, Boyamin Saiman akan menanyakan laporannya terkait dua perkara ke Polda Metro Jaya, pada 2011 lalu.

Laporan dibuat saat menjalani dua tahun masa hukuman dalam perkara pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen Iskandar.

Pertama, perkara dugaan penyalahgunaan informasi teknologi melalui pesan singkat (SMS). Kedua, laporan mengenai dugaan saksi palsu yang mengaku melihat SMS itu.

Pihak kuasa hukum akan mendesak pihak kepolisian untuk memeriksa Antasari, serta Andi Samsudin Iskandar, kakak dari Nasrudin.

“Selama ini kan’ belum pernah diperiksa saksi korban Pak Antasari. Termasuk Pak Andi Samsuddin juga belum diperiksa SMS gelap itu. Nagih saja. Cuma mempertanyakan dan mendesak segera diproses,” ucap Boyamin saat dihubungi, Selasa (31/1/2017).

Rencananya, Boyamin akan menyambangi Polda Metro Jaya pada Rabu atau Kamis (2/2/2017). Diketahui, Antasari pernah mengajukan dua kali gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait tuduhan pembunuhan Nasrudin.

“Kan’ pernah kami gugat tahun 2013 dan 2014. Waktu itu hakim menolak dengan alasan memang kasusnya sedang berjalan dan belum dihentikan,” ucap Boyamin.

“Waktu itu menjanjikan mau memeriksa antasari di dalam lapas tahun 2014 itu. Sampai beliau keluar juga tidak ada. Mau menuntut keadilan karena kami memang korban,” tutur Boyamin.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menyambut baik kedatangan pihak Antasari. Iriawan siap menindaklajuti bukti baru yang diberikan Antasari.

Iriawan membuka pintu selebar-lebarnya agar Antasari mendatangi ruang kerjanya di Polda Metro Jaya guna membuka kembali kasus tersebut. “Boleh saja, bisa silahkan aja,” ujar Iriawan di Polda Metro Jaya, Senin (30/1/2017). Dikutip dari Tribunnews.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: