Sketsa News
Home Berita Terkini, News Polri Antisipasi Serangan Susulan Pascabom Solo

Polri Antisipasi Serangan Susulan Pascabom Solo

Sketsanews.com – Kepolisian Republik Indonesia mengantisipasi serangan susulan pascabom bunuh diri di Markas Polres Kota Solo, Selasa, 5 Juli 2016. Kewaspadaan tersebut muncul, mengingat adanya ancaman dari militan negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) melalui juru bicaranya, Abu Mohammad Al Adnani.

481208_620

“Ada perintah dari ISIS untuk melakukan aksi sepanjang bulan Ramadan kemarin,” ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat dicegat awak media setelah menunaikan salat Idul Fitri di Masjid Mabes Polri, Rabu, 6 Juli 2016.

Pelaku bom bunuh diri, yang disebut-sebut sebagai Nur Rohman, meledakkan diri saat kedapatan akan masuk ke halaman Mapolresta oleh seorang anggota Provost Polresta Solo, Brigadir Bambang.

Bom diyakini berjenis ledak rendah. Nur Rohman tewas, sedangkan Brigadir Bambang terluka di kepala akibat ledakan.

Badrodin memperkirakan serangan susulan mungkin terjadi karena komunikasi sesama anggota jaringan. “Dan, dari situ, bisa saja mereka membentuk sel baru,” ucap Badrodin.

Dia menegaskan, untuk mencegah serangan susulan, pihak Kepolisian telah melakukan berbagai upaya. Dalam peristiwa di Solo kemarin, polisi telah berupaya mengurangi potensi serangan dengan sejumlah penangkapan.

“Seperti penangkapan di Surabaya. Itu rencananya lebih besar dibanding yang terjadi kemarin,” ujar Badrodin.

Penangkapan di Surabaya yang dimaksud Badrodin adalah penangkapan tiga teroris oleh Densus 88, awal Juni lalu. Dari penangkapan itu, berhasil diamankan bom rakitan dan senjata laras panjang untuk aksi pada Juli.(Dan/Tempo)

%d blogger menyukai ini: