Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News Presiden Jokowi Diundang Pernikahan Gaib, Hingga Batal dan Dewan Adat Dayak Minta Polisi Mengusut

Presiden Jokowi Diundang Pernikahan Gaib, Hingga Batal dan Dewan Adat Dayak Minta Polisi Mengusut

Undangan pernikahan Panglima Burung dengan Sri Baruno Prameswari yang beredar di media sosial.

Sketsanews.com, Palangkaraya – Aparat aparat penegak hukum di Kalimantan Tengah, untuk mengusut dan mencari aktor yang diduga ingin memecah belah adat dayak Kalteng.

Ketegasan itu dituangkan secara resmi melalui surat lembaga oleh Pengurus Dewan Adat Dayak ( DAD) Kalimantan Tengah melalui surat resmi lembaga tersebut yang ditujukan kepada penegak hukum agar melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Ini terkait rencana pelaksanaan perkawinan gaib Panglima Burung dan Titisan Nyi Roro Kidul yang diduga sebagai upaya untuk memecah belah adat dayak setempat.

“Kami minta aparat penegak hukum untuk segara mengusut tuntas dan melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait isu pernikahan gaib yang terindikasi bermaksud ingin memecah belah adat yang ada di Kalteng.”ujar Ketua Harian DAD Kalteng Lukas Tingkes, seperti dikutip dari Tribunnews.

Pembatalan rencana perkawinan gaib tersebut, hingga Minggu (25/2/2017) masih menjadi pembicaraan hangat masyarakat Kalteng di dunia nyata maupun di media sosial.

Bahkan Nila Riwut, Putri Tjilik Riwut ( Pejuang Kalteng) dalam akun facebooknya menuliskan, yang isinya meminta penegak hulum menelisik aktor yang berperan dalam rencana pelaksanaan nikah gaib tersebut.

Dia menuliskan dua surat yang diumumkan hari ini ( surat DAD Kalteng dan Majelis Kaharingan) petanda baik menyikapi rencana pernikahan gaib, namun belum tuntas.

Pada point 4 dalam Surat Pernyataan Sikap DAD Propinsi harus disikapi agar menyidik aktor dibalik layar yang mendanainya.

Ayo, kita mangawal sampai tuntas.

Harus ada denda adat (singer) untuk sang sutradara yang menyandang dana dan Retno,  calon mempelai wanita yang akan kawinkan dengan Panglima Burung.

Presiden Jokowi dan Pejabat Negara Diundang

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan data yang didapat Tribunkalteng.com, pernikahan yang rencananya digelar Selasa (28/2/2017) di rumah Demang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah Isay Judae itu akan mengundang sejumlah pejabat negara.

Mereka antara lain Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Selain itu, juga terdapat sejumlah nama pejabat di daerah, mulai dari Gubernur Kalteng, Kapolda, Danrem, Ketua DAD, Bupati dan pejabat lainnya.

Nama Kapolres Katingan juga termasuk dalam daftar undangan yang diharapkan kehadirannya.

Terkait daftar undangan tersebut, kapolres tidak membantahnya. Namun dia menyatakan, sejauh ini belum ada informasi rencana kedatangan para pejabat pusat tersebut.

“Sejauh ini saya juga belum ada tuh menerima undangannya. Kalaupun nanti dapat undangan, saya hadir dalam kapasitas tugas pengamanan,” timpal Tato Pamungkas.
(Om)

%d blogger menyukai ini: