Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hukum, News Pria Ngaku Intel Kodam Curi Ponsel dan Notebook Warga

Pria Ngaku Intel Kodam Curi Ponsel dan Notebook Warga

Hengky, laki-laki yang melakukan aksi pencurian dan mengaku sebagai anggota Intel Kodam I/Bukit Barisan. Pelaku membawa kabur handphone merk Samsung J1 dan notebook merk Toshiba miliknya SC.

Sketsanews.com, Medan – Mencari teman baru dan menjalin hubungan lewat berbagai aplikasi dunia maya seperti Facebook, WhatsApp maupun Bigo Live terkadang tak berjalan lancar.

Bahkan, berbagai aplikasi canggih kerap digunakan oknum tertentu untuk melakukan penipuan.

Seperti halnya yang dialami oleh SC (23). Cewek berambut panjang yang kos di Jl Bunga Terompet, Medan Selayang ini menjadi korban penipuan seorang pria bernama Hengky yang mengaku sebagai anggota TNI.

Tak tanggung-tanggung, Hengky yang berpenampilan cepak menyebut dirinya anggota Intel Kodam I/Bukit Barisan sehingga membuat SC klepek-klepek.

Ujung-ujungnya, SC pun tertipu.

Menurut cerita kerabat korban kepada Tribun Medan, awalnya SC berkenalan dengan Hengky lewat aplikasi Bigo Live.

Pria Mengaku Intel Kodam_1
Hengky, laki-laki yang melakukan aksi pencurian dan mengaku sebagai anggota Intel Kodam I/Bukit Barisan. Pelaku membawa kabur handphone merk Samsung J1 dan notebook merk Toshiba miliknya SC.

Karena tergoda melihat penampilan Hengky, SC pun mempersilakan pelaku datang ke kosannya pada Senin (4/9/2017) siang kemarin.

“Ketika sampai di kos, kemanakan saya ini sempat ngobrol dengan pelaku. Karena mau diajak jalan oleh pelaku, SC pun mandi,” ungkap Sudarmanto, Selasa (5/9/2017) sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

Sialnya, ketika SC selesai mandi, ia tak mendapati lagi handphone merk Samsung J1 dan notebook merk Toshiba miliknya.

Hengky yang semula berada di kos juga telah pergi, diduga membawa kabur harta benda SC.

“Pelaku ini ngakunya Intel Kodam. Kemanakan saya sempat percaya, karena dia terlihat seperti orang baik-baik,” ungkap Sudarmanto.

Atas kasus ini, Sudarmanto pun langsung berkordinasi dengan pihak Kodam I/Bukit Barisan.
Namun, belum bisa dipastikan apakah pelaku benar anggota TNI atau bukan. 

(Tri)

%d blogger menyukai ini: