Sketsa News
Home Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Produksi Sementara PT Garam 37.000 Ton

Produksi Sementara PT Garam 37.000 Ton

Dokumentasi petani memanen garam di areal tambak Desa Tanjakan, Krangkeng, Indramayu, Jawa barat, Senin (21/8/2017). Petani setempat mengeluhkan harga garam yang anjlok dari harga Rp3.500 per kilogram menjadi Rp1.500 per kilogram akibat produksi garam yang meningkat serta kebijakan impor garam oleh pemerintah. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Sketsanews.com, Sumenep, Jawa Timur – Produksi sementara PT Garam (Persero) hingga sekarang sekitar 37 ribu ton dari lahan di tiga kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, dan Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Semoga kondisi cuaca pada sisa kemarau tahun ini berjalan normal dan selanjutnya produksi garam kami bisa mencapai proyeksi yang ditetapkan, yakni 225.000 ton,” ujar Direktur Produksi PT Garam, Budi Sasongko, melalui telepon dari Jakarta, Selasa.

Lahan pegaraman milik PT Garam tersebar di tiga kabupaten di Pulau Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, dan Sampang, dan Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Lahan yang dikelola PT Garam ada di Pulau Madura seluas 5.200 Hektare dan di Kupang seluas 400 hektare.

“Kalau kondisi cuaca tetap normal (tidak hujan) hingga dasarian II Desember 2017, kami optimistis proyeksi produksi kami bisa tercapai,” kata dia. Dikutip dari Antara.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: