Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Sembilan Bule Belgia Gegerkan Banyumas

Sembilan Bule Belgia Gegerkan Banyumas

Sembilan bule asal Belgia saat pertunjukan Tari Lengger di Banyumas, Sabtu (15/7).. ©2016 Merdeka.com

Sketsanews.com, Banyumas – Aksi sembilan warga negara Belgia menghebohkan penonton pagelaran Lestari Budaya Kamandaka Ballet, di panggung terbuka Bukit Bintang, Baturaden Banyumas, Sabtu (15/7) malam. Pasalnya, para bule berusia remaja itu menarikan tari garapan lengger Banyumas.

Mengenakan pakaian yang didominasi merah dan kuning ala penari Banyumas, tujuh wanita dan dua pria berkulit putih ini mulai berlenggak-lenggok. Aksi mereka bertambah greget ketika masing-masing penari membawa kuda lumping dan berjoget memutari panggung.

Mereka membawakan tari medley Lengger Bodongan dan diakhiri dengan Goyang Maumere. Meski gerakannya terlihat kaku, aksi para relawan dari lembaga sosial Bouworde, Belgia ini mengundang gelak tawa dan tepuk tangan penonton.

Usai pentas, koordinator warga negara Belgia, Fien Kempen, merasa senang dapat tampil pada pagelaran tersebut. Dia menilai, budaya dan masyarakat Banyumas adalah budaya yang terbuka, berbeda dengan budaya yang ada di negaranya.

“Saya sangat senang bisa tampil di acara ini, pada malam ini. Saya kira budaya dan masyarakat Banyumas sangat terbuka dan menarik. Kebudayaan di sini juga dianggap sangat penting, bagi warganya,” kata Fien, seperti dikutip dari Merdeka.

Fien mengaku, dia dan teman-temannya hanya berlatih sebanyak tiga kali selama tiga jam untuk tampil dalam acara tersebut. Mereka dilatih oleh seorang koreografer tari bernama Ambar Purwito.

Sementara itu, Penasihat Paguyuban Masyarakat Wisata Baturaden, Deskart Sotyo Jatmiko mengatakan, gelaran budaya ini sebagai upaya untuk menarik wisatawan agar bisa tinggal lebih lama. Dengan demikian akan dampak positif bagi pelaku wisata di Baturraden.

(Wis)

%d blogger menyukai ini: