Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, Internasional, News Seorang Nenek Usia 91 Tahun Berhasil Raih Gelar Sarjana. Ini Kisahnya

Seorang Nenek Usia 91 Tahun Berhasil Raih Gelar Sarjana. Ini Kisahnya

Sketsanews.com, Thailand – Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar. Begitu kata seorang nenek berusia 91 tahun asal Thailand yang baru saja berhasil meraih gelar sarjananya setelah lebih dari 10 tahun berjuang.

Nenek itu bernama Kimlan Jinakul. Ia mengaku sangat ingin menempuh pendidikan tingginya di universitas. Namun sayangnya, seorang Kimlan muda tak memiliki kesempatan kuliah saat itu.

Kimlan muda ini mulanya berasal dari provinsi Lampang di Thailand bagian utara. Ia dikenal sebagai murid yang cerdas karena bisa menempuh pendidikan di salah satu sekolah terbaik di Lampang.

Namun, untuk melanjutkan studi ke universitas, bukanlah pilihan Kimlan muda saat itu. Dirinya harus pindah ke Bangkok bersama keluarganya. Usai itu, Kimlan menikah dan harus meninggalkan mimpinya untuk menempuh pendidikan lebih jauh lagi.

Ketika menjadi ibu, Kimlan melihat sebagian besar anaknya yang berhasil menempuh pendidikan tinggi di universitas. Dari situlah ia terinspirasi untuk mengejar gelar sarjananya meskipun usia tak lagi terhitung muda.

“Kalau saya selalu mendorong anak-anak untuk belajar dan mendukung mereka ketika ingin kuliah di universitas,” ungkap Kimlan Jinakul seperti dilansir dari BBC, dan Okezone, Rabu (23/8/2017).

Tak mudah bagi Kimlan di usia yang tak muda lagi untuk menempuh pendidikan. Ia memulai mendaftar kuliah di Universitas Terbuka Sukhothai Thammathirat pada usia 72. Salah satu putrinya yang telah bekerja di rumah sakit juga berada di universitas itu.

Namun nahasnya, di tengah pendidikannya itu, anak perempuannya meninggal dunia sehingga Kimlan harus berhenti menempuh pendidikan itu.

Tapi tak lantas, musibah yang dialami Kimlan membuatnya berhenti mengejar pendidikan. Ia kembali mencicipi bangku kuliah di usianya yang ke-85 tahun. Saat itu, Kimlan mendaftarkan diri di bidang Ekologi Manusia.

“Setelah pulih dari kehilangan dan kesedihan, saya mendorong diri saya lagi untuk menuntaskan pendidikan. Saya berharap jiwa anak perempuan saya akan senang melihat ini,” ungkapnya.

Bergulat dengan pelajaran di universitas di tengah usia yang tak lagi muda, bukan perkara gampang. Tetapi, Kimlan bertekad dengan kata-kata yang selalu ditanamnya dalam hati. “Tidak ada kata terlambat untuk belajar, itu pikiran yang selalu saya bangun,” kata Kimlan.

Untuk menyelesaikan pendidikannya, Kimlan mengaku hanya tekad dan ambisi yang membuatnya sukses menempuh kuliah hingga meraih gelar sarjananya.

“Saya mengatakan pada diri sendiri untuk menuntaskan satu bab, dan saya akan mencoba yang terbaik untuk menyelesaikannya. Saya garis bawahi semua poin penting yang perlu dihafalkan. Itu yang membantu saya selama masa studi,” kisah Kimlan.

Ditanya soal rencana ke depan dengan gelar sarjananya, Kimlan hanya ingin merawat cucu-cucunya. “Tidak ada yang mau mempekerjakan saya jika saya mencari kerja. Jadi saya hanya ingin terus merawat cucu-cucu saya,” ucapnya.

Bagi Kimlan, dunia ini tidak pernah berhenti. Selalu ada masalah baru yang harus diselesaikan melalui penguasaan ilmu. “Jika tidak ada ilmu baru, dunia akan berhenti makmur.”

Begitulah kisah sang nenek berusia 91 tahun dari Thailand yang tak menyerah menempuh pendidikan di usia rentanya. Karena, tidak ada kata terlambat untuk belajar.

(Ro)

%d blogger menyukai ini: