Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Peristiwa Sopir Truk Crane yang Tewaskan 4 Orang di Karangploso Menyerahkan Diri

Sopir Truk Crane yang Tewaskan 4 Orang di Karangploso Menyerahkan Diri

Truk bernopol N 9065 UA mengalami rem blong di Jalan Raya Karangploso, Desa Girimoyo, Kec Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (25/8/2017) sore. TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI

Sketsanews.com, Malang – Sopir berinisial IP (28) sempat melarikan diri setelah truk crane yang ia kemudikan mengalami rem blong.

Warga Jalan Gadang VI 12 B, RT 07/RW 06 Kota Malang itu melarikan diri ke Wendit, Pakis dengan menggunakan angkot.

“Dia menuju garasi di Pakis, Wendit,” ujar Kasat Lantas Polres Malang Kasatlantas Polres Malang, AKP M Probandono Bobby, Sabtu (26/8/2017).

Dikatakan Bobby, IP melarikan diri karena di TKP banyak warga.

Diduga ia mengamankan diri dari kekhawatiran adanya amukan massa.

“Tadi malam pengemudi crane menyerahkan diri. Pada saat di TKP, yang bersangkutan takut karena banyak massa, sehingga pergi ke garasi,” ungkap Bobby.
Namun sekitar pukul 22.00 WIB, ia menyerahkan diri ke Unit Laka Polres Malang.

Dalam keterangan disampaikan kepada Surya, IP saat ini sudah diamankan oleh polisi.

“Proses pemeriksaan masih berlanjut dan menetapkan sopir sebagai tersangka. Saat ini sopir sudah diamankan,” ujar Bobby.
IP tidak sendirian.

Ada seorang rekannya lagi yang saat ini berstatus sebagai saksi.

Sebelumnya, truk crane tronton yang dikemudikan oleh IP melaju dari arah barat menuju timur.

Kronologis yang disampaikan Bobby terkait kecelakaan beruntun tersebut diduga pedal gas mengalami lengket sehingga sopir tidak mampu menguasai kendaraan.

Pada saat yang bersamaan, truk tidak bisa direm.

Searah di depan truk, melaju mikrolet yang dikemudikan oleh Suprapto.
Karena jarak yang sudah dekat, IP tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga menabrak angkot di depannya.

Setelah menabrak angkot, truk lalu menabrak Isuzu Panther yang dikemudikan oleh Supai yang melaju dari arah berlawanan.

Kemudian truk menabrak 10 sepeda motor yang melintas di lokasi.

Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal dunia di lokasi, dua orang lainnya meninggal saat dilakukan tindakan medis di RS Prasetya Husada Karangploso, satu orang mengalami luka berat, dan 11 orang mengalami luka ringan. Dikutip dari Tribunnews.

(Eni)

%d blogger menyukai ini: