Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Tangkal Terorisme, NU dan Muhammadiyah Harus Intensifkan Gerakan Deradikalisasi

Tangkal Terorisme, NU dan Muhammadiyah Harus Intensifkan Gerakan Deradikalisasi

tangkal-terorisme-nu-dan-muhammadiyah-harus-intensifkan-gerakan-deradikalisasi-KafeLQgG50

Sketsanews.com – Maraknya aksi terorisme yang terjadi belakangan ini diperlukan peran Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah untuk menangkal radikalisasi. Selain itu, fungsi intelinjen juga harus diperkuat untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror di Indonesia.

Menurut Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya, Achmad Muhibbin Zuhri, bahwa program deradikalisasi yang ada harus menyentuh hingga akar rumput, karena ideologi radikalisme sebenarnya tidak tertanam di masyarakat Indonesia.

Pemerintah harus melibatkan NU dan Muhammadiyah sebagai dua organisasi Islam terbesar di Indonesia untuk melaksanakan program deradikalisasi.

“Program deradikalisasi perlu terus diintensifkan dan melibatkan unsur-unsur masyarakat yang secara ideologis clear, seperti NU dan Muhammadiyah. Hal ini penting untuk menangani isu ideologisasi radikalisme, khususnya yang menggunakan agama sebagai instrumennya,” kata Muhibbin, Senin (11/7/2016).

Ia menjelaskan, ancaman terorisme di masyarakat semakin nyata. Para pelaku teror secara masif menyebarkan paham-paham radikalisme sehingga berpotensi terhadap perpecahan NKRI.

“Pemerintah tidak boleh kalah dengan teroris, karena pemerintah punya aparatur yg dilengkapi kewenangan deteksi, pencegahan, dan penindakan dengan menggunakan kekerasan atas nama negara,” jelasnya.

Muhibbin mengatakan, dengan melihat beberapa aksi teroris, wewenang intelijen harus ditambah untuk bisa mengantisipasi ancaman teror sejak dini. Selama ini ada kesan bahwa intelijen sering kecolongan terhadap kasus teror di Indonesia.

“Perlu pula ditambah kewenangan secukupnya supaya tidak kalah cepat dengan teroris,” pungkasnya.

(ab/okezone)

 

%d blogger menyukai ini: