Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News Temanggung Kekurangan 2.165 Guru SD dan SMP

Temanggung Kekurangan 2.165 Guru SD dan SMP

ANTARA/DEWI FAJRIANI

Sketsanews.com, Temanggung — Sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama (SD dan SMP) negeri yang ada di Temanggung, Jawa Tengah, saat ini masih kekurangan sekitar 2.165 guru. Jumlah tersebut setara dengan 43,3% dari guru yang sudah ada sekarang.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Temanggung, Akhmad Saryono, kemarin.

“Jumlah guru SD dan SMP yang ada saat ini sekitar 5.000 guru PNS, kita masih kekurang­an 43,3% guru lagi,” kata Akhmad.

Dari kekurangan 2.165 guru itu, menurut Akhmad, 10% ialah guru SMP dan 33,3% guru SD. Jumlah itu sudah termasuk kekurangan guru olahraga, guru agama, dan guru kelas.

“Terutama untuk guru-guru SD dan SMP di kecamat­an pinggiran, seperti Bejen, Tretep, dan Wonoboyo yang rata-rata hanya punya tiga guru kelas per sekolah. Sekolah di daerah kota seperti Kecamatan Temanggung juga masih kurang karena rata-rata hanya punya empat sampai lima guru per sekolah,” papar Akhmad.

Idealnya, lanjut dia, tiap SD memiliki 6-9 guru. Selama ini kekurangan guru masih dicukupi guru wiyata bakti atau guru honorer. Namun, mulai periode Maret hingga Juni, akan banyak guru yang memasuki masa pensiun sehingga angka kekurangan guru pastinya bertambah besar.

Terkait dengan kekurangan guru itu, Akhmad mengakui, pihaknya telah mengajukan permintaan penambahan guru PNS sejak 2014. Saat itu kekurangannya sekitar 25%-30%. Namun, hingga kini belum ada pengangkatan guru PNS lagi.

Kepala Desa Kedawung, Kecamatan Kandangan, Agus Salim, mengatakan di desanya terdapat satu SD negeri dengan jumlah siswa 100-150.

Sebagaimana dilansir Media Indonesia,  idealnya sekolah tersebut butuh sembilan guru PNS. Namun, jumlah guru yang ada saat ini hanya lima orang, terdiri atas tiga guru kelas, satu guru agama, dan satu guru olahraga.

(Ad)

%d blogger menyukai ini: