Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Hankam, News Temuan Tengkorak di Pohon Bikin Geger Warga Samarinda

Temuan Tengkorak di Pohon Bikin Geger Warga Samarinda

ilustrasi bunuhdiri

Sketsanews.com Samarinda – Mayat yang sudah menjadi tengkorak lengkap dengan pakaiannya, ditemukan tergantung di sebuah pohon, kawasan Jalan Tri Darma, Makroman, Samarinda Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, pagi tadi. Kepolisian masih menyelidiki identitas tengkorak itu.

Keterangan dihimpun, tengkorak tergantung di pohon itu ditemukan warga yang akan berladang, sekitar pukul 09.45 WITA. Tidak berselang lama, temuan itu bikin heboh warga sekitar, yang beramai-ramai bergegas mendatangi untuk melihat lebih dekat.

“Iya, ramai tadi, ada mayat tergantung di pohon. Sempat kita kira itu orang gantung diri atau bunuh diri bergantungan di pohon,” kata Sofyan (47), warga sekitar Makroman, kepada merdeka.com, Minggu (5/2).

Kabar temuan mayat tergantung di pohon itu, sampai ke aparat Polsekta Samarinda Ilir, yang langsung bergegas ke lokasi. Bersama warga, akhirnya mayat tergantung di pohon itu diturunkan, yang belakangan sudah berbentuk tengkorak.

“Memang sudah berbentuk tulang tengkorak, juga masih berpakaian. Banyak polisi datang, dan langsung olah tempat kejadian,” ujar Sofyan.

“Belum, belum tahu ya apakah itu korban pembunuhan, atau korban gantung diri. Kalau cuma dugaan-dugaan, itu korban bunuh diri dengan cara menggantung di pohon,” tambahnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir Ipda Purwanto saat dikonfirmasi terpisah, membenarkan temuan tengkorak masih berpakaian itu. Sejauh ini, kepolisian masih mengupayakan untuk mencari tahu identitasnya.

“Temuan itu benar, mayat sudah jadi tengkorak. Pertama kali memang ditemukan oleh warga. Jenis kelamin mayat tengkorak itu adalah laki-laki,” kata Purwanto.

Belum ada dugaan yang menguat, apakah mayat tersebut korban pembunuhan atau murni gantung diri. Masih terlalu dini, untuk membuat dugaan sementara.

“Nanti ya, itu kita masih selidiki, masih di lapangan,” demikian Purwanto seperti dilasir dari Merdeka.
(Im)

%d blogger menyukai ini: