Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Tekno-Sains Ternyata! Ini Alasannya Dinosaurus Punah Puluhan Juta Tahun yang Lalu

Ternyata! Ini Alasannya Dinosaurus Punah Puluhan Juta Tahun yang Lalu

Ilustrasi (Foto: Reuters)

Sketsanews.com, Colorado  —  Setelah menjelajahi Bumi selama 165 juta tahun, diperkirakan dinosaurus disapu bersih dari permukaan planet saat sebuah asteroid menabrak Bumi 66 juta tahun yang lalu. Tabrakan asteroid akan membuang sejumlah besar puing dan simulasi komputer baru telah mengungkapkan sejauh mana tabrakan tersebut memengaruhi Bumi.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, hasil tersebut ditemukan oleh National Center of Atmospheric Research (NCAR) dengan dukungan dari NASA (The National Aeronautics and Space Administration) dan University of Colorado Boulder. Tim tersebut menggunakan komputer untuk memodelkan apa yang mungkin terjadi di Bumi pada akhir periode kapur, setelah sebuah asteroid besar menghantam Semenanjung Yucatán, di bawah teluk Meksiko.

Dampaknya memungkinkan untuk memicu gempa Bumi, tsunami, bahkan letusan gunung berapi di seluruh Bumi. Kini model komputer baru dapat membantu para ilmuwan memahami mengapa lebih dari tiga perempat spesies di Bumi mati dan beberapa lainnya dapat bertahan.

“Kepunahan banyak hewan besar di darat bisa disebabkan oleh dampak langsung, tetapi binatang yang hidup di lautan atau mereka yang bersembunyi di bawah tanah bisa bertahan, studi yang kami lakukan menceritakan efek awal dari tabrakan tersebut,” ungkap Charles Bardeen, seorang ilmuwan NCAR dan pemimpin penelitian ini.

Pada Maret, sampel inti menunjukkan kehidupan dengan cepat muncul kembali di seluruh dunia setelah asteroid yang menghantam semenanjung Yucatán tersebut.

Menurut Dr Christopher Lowery, seorang peneliti di University of Texas-Austin, studi baru ini menunjukkan kehidupan di Bumi yang terlihat sangat berbeda selama bertahun-tahun setelah tabrakan terjadi. Simulasi tersebut menemukan 15 ribu ton jelaga (debu akibat ledakan) akan dikirim ke atmosfer setelah tabrakan asteroid, dan membentuk penghalang antara Bumi dan sinar Matahari.

Secara bertahap lapisan jelaga akan menyebar dan mencerahkan langit, tetapi fotosintesis tidak mungkin terjadi selama 1 setengah tahun setelah tabrakan terjadi. Hal tersebut terjadi karena asteroid tersebut telah merusak tanaman di Bumi yang tidak dapat diperbaiki lagi.

[As]

%d blogger menyukai ini: