Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News, Peristiwa Teror Kambing Merembet ke Kota Malang, Tiga Ekor Mati

Teror Kambing Merembet ke Kota Malang, Tiga Ekor Mati

Sunari, pemilik tiga kambing yang mati diisap darahnya (Foto: Malangtimes)

Sketsanews.com, Malang – Teror maut terhadap kambing merembet ke Kota Malang. Setelah melanda belasan kambing di Tegalgondo, Karangploso, kasus serupa terjadi di kandang milik Sunari, warga Perumahan Puri Dewata, Jalan Akordion Utara, Kota Malang, dini hari tadi.

Dari lima kambing milik Sunari (57) yang berada di kandang tepat disebelah rumahnya, tiga tergeletak di dalam kandang dengan luka gigitan di leher. Dua lainnya masih dalam keadaan hidup, namun ada bekas gigitan di kaki dan leher.

Secara geografis, rumah Sunari memang berdekatan dengan hamparan sawah. Kawasan rumah Sunari sendiri berdekatan dengan Tegalgondo. Namun, dia menuturkan tidak ada kerusakan pada kandang.

Kejadian diketahui pukul 04.30, saat Sunari hendak melihat hewan peliharaannya tersebut. Alangkah kagetnya dia melihat kambingnya telah tewas dengan berlumuran darah.

“Padahal, pukul 02.00 saya masih ngasih makan kambing. Tapi setelah itu kok tahu-tahu sudah mati begini,” ucap Sunari seperti dikutip dari Malangtimes.

Sunari menambahkan bahwa kematian kambingnya sangat tidak logis. Sebab, di sekujur tubuh kambing tidak ada yang berlubang bekas gigitan. Bahkan tidak ada suara gaduh yang terdengar ketika kejadian.

Pria yang memakai singlet putih saat ditemui tadi siang tersebut menduga kambingnya diserang sejenis makhluk astral. “Ini lho badannya tidak ada yang dimakan kalau misal hewan yang membunuhnya. Tapi ini diisap darahnya,” katanya sambil melihat kambingnya yang mati.

Karena kematian tiga kambing tersebut, kerugian Sunari ditaksir sekitar Rp 4 juta. Dan Sunari kini hanya punya dua kambing yang juga masih dalam perawatan karena gigitan makhluk misterius tersebut.

Kejadian tersebut menambah daftar panjang kematian kambing secara misterius. Sebelumnya di Tegalgondo, 19 ekor kambing mati dengan luka robek di leher.
(Im)

%d blogger menyukai ini: