Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis, News Thailand Jadi Negara Tujuan Ekspor Bawang Merah RI

Thailand Jadi Negara Tujuan Ekspor Bawang Merah RI

Menteri Andi Amran Sulaiman saat melakukan ekspor bawang merah ke Thailand, Jumat (18/8) (Istimewa for JawaPos.com)

Sketsanews.com, Jakarta – Indonesia tak lagi impor bawang merah dari Thailand. Kini, Indonesia justru mengekspor 5.600 ton bawang merah ke negeri Gajah Putih ini. Sepanjang 2017 ini, Indonesia mampu membukukan pendapatan ekspor bawang merah ke Thailand senilai USD 8,5 juta atau setara Rp 100 miliar.

Padahal, sebelum ini Indonesia selalu melakukan impor bawang merah dari Thailand. Ekspor sepanjang 2017 dilakukan secara bertahap dengan mengiriman awal sebanyak 12 kontainer.

“Mulai tahun ini kita ekspor bawang merah ke Thailand. Ekspor ini kita persembahkan di hari kemerdekaan ini. Tidak ada lagi kata impor, tapi kita terus ekspor,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Brebes, Jumat (18/8).
Menteri Andi Amran Sulaiman

Dalam pelepasan ekspor ini, Menteri Amran didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Bupati Brebes Idza Priyanti.

Amran mengatakan ekspor bawang merah ke Thailand tersebut merupakan prestasi pembangunan pertanian di era pemerintahan Jokowi-JK. Dulu di tahun 2014 impor bawang merah dari Thailand 72 ribu ton, tahun 2015 turun 17 ribu ton dan tahun 2016 tidak ada impor.

Berdasarkan data BPS, Indonesia sejak bulan Januari hingga Juli 2017 Indonesia telah mengekspor bawang merah ke beberapa negara mencapai 657,3 ton. Sebelumnya, di tahun 2016 total ekspor bawang merah sebanyak 735,7 ton dan tidak ada impor (NOL). Negara tujuan ekspor bawang merah Indonesia terbanyak ke Thailand, disusul Vietnam, Taiwan, Malaysia, Singapura, Timor Leste dan negara lainnya.

“Waktu ekspor dilakukan pada bulan Juli hingga Oktober, saat produksi dalam negeri relatif over produksi. Sentra bawang merah yang memasok pasar ekspor antara lain Brebes, Cirebon dan Kabupaten Bima,” ungkapnya.

Terkait capaian produksi, di tahun 2016 produksi bawang merah nasional mencapai 1,45 juta ton ataun naik 18 persen dari tahun 2015. Begitupun luas tanam naik 22,5 persen mencapai 149,6 ribu hektar dari tahun 2015.
Kemudian, lanjut Amran, pada periode Januari hingga Juni 2017 produksi bawang merah sebesar 594 ribu ton. Diperkirakan, total produksi bawang merah 2017 naik mencapai 1,68 juta ton, sedangkan kebutuhanya hanya 1,25 juta ton.

“Selain Brebes, masih banyak lokasi sentra kawasan bawang merah, antara lain Cirebon, Bandung, Majalengka, Garut, Demak, Tegal, Nganjuk, Probolinggo, Sampang, Pamekasan, Bima, Sumbawa, Lombok Timur, Tapin dan beberapa daerah sentra lainnya,” paparnya, sebagaimana dikutip dari laman Jawapos.

(Fya)

%d blogger menyukai ini: