Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Headlines, News Tim Polri dan Kemenlu ke Sudan

Tim Polri dan Kemenlu ke Sudan

Sketsanews.com, Jakarta – Polri dan Kementerian Luar Negeri akan memberangkat­kan tim ke Sudan untuk menginvestigasi kasus dugaan penyelundupan senjata oleh personel pasukan perdamai­an, Formed Police Unit (FPU) VIII asal Indonesia.

“Dari Indonesia akan segera memberangkatkan tim Polri dan Kemenlu untuk joint investigation dalam dugaan tersebut,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Kebayo­ran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.

Rikwanto mengatakan 139 personel FPU VIII itu bukan ditangkap, melainkan mengalami penundaan kepulangan lantaran menunggu hasil investigasi yang dilakukan otoritas Sudan.

Sebelumnya, personel perdamaian RI dari unsur kepolisian tertahan di Bandara Al Fashir, Sudan, saat akan pulang ke ke Tanah Air. Petugas dari Military Police Sudan menemukan koper yang berisikan puluhan senjata beserta amunisi, seperti dikutip dari Media Indonesia, 24/1.

Kejadian itu berdampak pada rotasi Tim FPU ke-9 yang telah berangkat sejak pekan lalu. Rotasi terhambat karena proses investigasi yang tengah berlangsung.

Asrarudin Salam, Pelaksana Fungsi Politik dan Konsuler KBRI di Khartum, Sudan, membantah bahwa pasukan perdamaian RI di Darfur, Sudan, menyelundupkan senja­ta ke Sudan seperti dimuat dalam laporan Sudan Tribune. “Tidak benar. Semua bagasi milik FPU VIII terdapat label merah putih, nama, dan pangkat pemilik barang,” ujarnya saat dihubungi kemarin.

Menurut dia, pasukan itu akan segera diizinkan pulang ke Indonesia. “Masih menunggu keputusan dari New York (PBB),” ujarnya.

Menko Polhukam Wiranto merasa aneh dengan tuduhan penyelundupan itu.
(Ro)

%d blogger menyukai ini: