Sketsa News
Home Berita Terkini, News, Politik Tim Rano-Embay akan Laporkan Ketua KPUD Kota Tangerang ke DKPP

Tim Rano-Embay akan Laporkan Ketua KPUD Kota Tangerang ke DKPP

Tim Rano-Embay akan melaporkan Ketua KPUD Kota Tangerang ke DKPP. (Ahmad Bil Wahid/detikcom)

Sketsanews.com, Jakarta – Tim pemenangan Rano Karno-Embay Mulia Syarief berencana melaporkan Ketua KPUD Kota Tangerang Sanusi Pane ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Mereka menilai Sanusi bersikap partisan dalam Pilgub Banten 2017.

Tudingan itu didasari foto Sanusi yang memegang gambar salah satu cagub Banten di Facebook-nya. Timses Rano-Embay mempertanyakan hal itu.

“Ketua KPU Kota Tangerang besok pagi saya akan DKPP-kan, supaya diuji netralitas maksud dan tujuan (berfoto dengan atribut paslon 1),” kata Ketua Tim Kuasa Hukum PDIP Sirra Prayuna dalam konferensi pers di Jl Pulau Dewa, Tangerang, Jumat (17/2/2017), melansir dari Detik.

“Ini sudah melanggar sebagai penyelenggara pemilu, di mana asas-asas pemilu penyelenggara adalah harus nonpartisan, independen, profesional, imparsialitas. Dia memiliki kepastian dalam tindakan,” sambungnya.

Sirra mengatakan foto di akun Facebook itu bisa memberikan dampak pada pemilih. Dia menilai hal tersebut akan mengarahkan orang untuk memilih calon tertentu.

“Seorang komisioner, Ketua KPU, tidak boleh menunjukkan satu sikap partisannya mendukung salah satu pasangan calon. Simbol seperti ini memberikan satu dampak mengarahkan pemilih untuk mencoblos mendukung salah satu pasangan calon,” imbuh dia.

Selain itu, Sirra mengkhawatirkan sikap anggota KPUD Kota Tangerang akan terpengaruh pada tindakan Sanusi tersebut.

“Kalau Ketua KPU saja sudah seperti ini, turunannya jadi berbahaya. Suasana kebatinannya sudah memihak, tidak independen,” pungkasnya.

Sementara itu, Sanusi mengatakan foto yang ada di Facebook tersebut adalah foto lama yang diambil pada 2011 silam. Sanusi menegaskan dia netral selama gelaran Pilkada Banten.

“Sejak saya di KPU, saya kan harus berintegritas dan netral,” ucap Sanusi ketika dihubungi terpisah.

 

(in)

%d blogger menyukai ini: